SUMEDANG— Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2025, Maruarar Sirait, memberikan apresiasi tinggi kepada Persib Bandung yang sukses menjadi tuan rumah Piala Presiden 2025 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. Meski gagal melaju ke babak final, Persib dinilai mampu menjaga nama baik klub dan turnamen dengan pelaksanaan yang tertib dan aman.
“Saya mau puji Persib Bandung. Walaupun kalah, walaupun tidak masuk ke final, tapi ketika gelaran penuh terus aman. Itu bagus. Persib artinya berjiwa ksatria. Kadang-kadang kalau kalah suka marah-marah, tapi saya lihat bobotoh keren,” ujar Maruarar Sirait yang akrab disapa Bang Ara, usai meresmikan Sekretariat DPC GMNI Sumedang di kawasan Pondok Maulana, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin sore (14/7/2025).
Ara menyebut turnamen Piala Presiden 2025 terasa lebih istimewa karena diikuti tim-tim asing. Persib Bandung sebagai tuan rumah dinilai berhasil menjaga marwah turnamen dengan sikap sportif, dukungan suporter yang tertib, dan penyelenggaraan yang profesional.
“Kalau mau menang tentu harus latihan dan main yang bagus. Tapi walaupun kalah, walaupun tuan rumah, tetap aman. Tentu saya bahagia banget ngelihatnya,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Maruarar juga menyatakan keseriusannya untuk mendukung Persib Bandung lebih jauh. Ia berencana menjadi salah satu investor klub kebanggaan warga Jawa Barat dengan menyiapkan dana sebesar Rp100 miliar.
“Saya sudah bicara dengan Pak Glen dan siap menjadi bagian dari Persib. Anak-anak saya lahir di Bandung, saya kuliah di Universitas Parahyangan, dan pernah jadi anggota DPR di Subang, Sumedang, dan Majalengka. Saya cinta Jawa Barat,” tegasnya.
Turnamen Piala Presiden 2025 diharapkan menjadi momentum kebangkitan sepak bola Indonesia yang lebih profesional, menjunjung tinggi sportivitas, serta semakin membanggakan nama Persib Bandung di kancah nasional dan internasional. (**)










