SUMEDANG — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Sumedang menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan tasyakuran ruang kelas baru, bertempat di Kampus MIN 2 Sumedang, Selasa (20/01/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumedang, Ketua Komite Madrasah, Kepala Desa, tokoh ulama, tokoh masyarakat, pengawas madrasah, serta seluruh keluarga besar MIN 2 Sumedang.
Kepala MIN 2 Sumedang, Dede Sumiati, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Dalam momen penuh berkah peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini, kami juga melaksanakan tasyakuran atas nikmat Allah SWT karena MIN 2 Sumedang telah memiliki ruang kelas baru. Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh keluarga besar MIN 2 Sumedang, orang tua siswa, komite, alumni, serta semua pihak yang telah mendukung,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa ruang kelas baru tersebut merupakan bantuan pemerintah melalui Dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun 2025. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan amanah yang harus dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya.
“Ruang kelas ini adalah milik kita bersama. Mari kita rawat dan jaga dengan penuh tanggung jawab agar dapat dimanfaatkan oleh anak-anak kita hingga generasi berikutnya. Semoga ruang kelas baru ini membawa keberkahan dan membuat peserta didik belajar dengan nyaman,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Kepala MIN 2 Sumedang juga mengajak Kepala Kantor Kemenag Sumedang untuk memimpin doa serta melakukan penanaman pohon secara simbolis di depan ruang kelas baru. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi penguatan ekoteologi yang dicanangkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumedang, H. Hamzah Rukmana, menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj mengandung hikmah yang sangat mendalam, khususnya dalam memperkuat keimanan kepada Allah SWT.
“Peristiwa Isra Mi’raj tidak bisa diterima oleh akal semata, tetapi harus diyakini dengan keimanan. Salah satu bukti kebenarannya adalah kewajiban salat lima waktu dengan 17 rakaat yang kita laksanakan hingga saat ini,” tuturnya.
Ia juga mengapresiasi hadirnya ruang kelas baru di MIN 2 Sumedang dan berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan mutu pendidikan.
“Tujuan pemerintah dalam meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan adalah untuk mendorong peningkatan prestasi siswa. Dengan adanya ruang kelas baru dan fasilitas yang memadai, prestasi akademik, pengembangan minat dan bakat, serta terutama akhlakul karimah peserta didik harus terus ditingkatkan,” tegasnya.
H. Hamzah Rukmana berharap seluruh civitas akademika MIN 2 Sumedang senantiasa menjaga amanah tersebut sehingga setiap ikhtiar yang dilakukan menjadi amal jariah dan membawa keberkahan bagi madrasah, orang tua, bangsa, dan agama. ***










