BANDUNG, Jumat (22/05/2026) – PERSIB mengajak Bobotoh, aparat keamanan, panitia pelaksana, dan masyarakat Kota Bandung untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan pada laga penutup Super League musim 2025/26 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/05/2026).
Pertandingan kontra Persijap Jepara menjadi laga terakhir musim ini yang dinilai memiliki makna penting bagi klub maupun Bobotoh. Karena itu, PERSIB berharap pertandingan dapat berlangsung kondusif sekaligus menjadi cerminan kedewasaan seluruh elemen pendukung sepak bola.
Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengatakan berbagai langkah mitigasi dan penguatan pengamanan telah disiapkan berdasarkan evaluasi pertandingan sebelumnya.
“Kami melakukan berbagai mitigasi bersama seluruh pihak terkait untuk memastikan area-area dengan akses terbatas tetap steril dan hanya dapat dimasuki oleh pihak yang memiliki izin resmi,” kata Adhitia.
Ia menambahkan pengawasan diharapkan berlangsung sejak sebelum pertandingan dimulai hingga seluruh rangkaian kegiatan pascalaga selesai.
“Kami juga berharap pengawasan sudah berjalan sejak sebelum pertandingan dimulai hingga seluruh rangkaian kegiatan pascalaga selesai, sehingga semua pihak dapat menikmati momen ini dengan aman, nyaman, dan tertib,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, PERSIB bersama pihak terkait akan memperkuat pengamanan di sejumlah titik strategis, menambah jumlah steward di tribun, meningkatkan pengawasan akses masuk dan area tertentu di stadion, serta mempertebal personel keamanan termasuk dukungan unit K-9.
Menurut Adhitia, seluruh upaya tersebut bertujuan menghadirkan pengalaman pertandingan yang aman dan membanggakan bagi seluruh pihak yang hadir.
“Seluruh langkah mitigasi yang dilakukan bertujuan menghadirkan pengalaman pertandingan yang aman, nyaman, dan membanggakan bagi semua pihak. Kami percaya atmosfer sepak bola terbaik lahir dari dukungan yang tertib, bertanggung jawab, dan saling menjaga,” katanya.
PERSIB juga menilai keselamatan, penghormatan terhadap aturan, dan perlindungan fasilitas publik merupakan tanggung jawab bersama seluruh ekosistem sepak bola. Klub berharap dukungan Bobotoh dapat diwujudkan melalui sikap positif, menjaga ketertiban, serta merawat Stadion GBLA sebagai rumah kebanggaan bersama.
PERSIB mengajak seluruh Bobotoh menjadikan laga penutup musim sebagai momentum kebersamaan dan kebanggaan, tidak hanya karena hasil pertandingan, tetapi juga melalui semangat sportivitas serta kedewasaan dalam mendukung tim.***
