24 Mei 2010 20:18 WIB | PENULIS: Fitriyani Gunawan | EDITOR: Redaksi
[caption id="attachment_2717" align="alignleft" width="263" caption="Menjanjikan : Bisnis WC Umum Ternyata Sangat Menjanjikan. Foto:Bonang"][/caption] Wado (SumedangOnline). Siapa sangka WC atau MCK Umum, tidak memiliki potensi usaha yang menjanjikan. Hal tersebut terungkap melalui penelusuran team SumedangOnline, di WC Umum pasar tradisional Kecamatan Wado, misalnya. WC Umum yang semula diduga dikelola oleh Pengelola Pasar Wado ternyata dugaan tersebut meleset, Memed Supardi Pengelola Pasar Wado kepada Sumedang Online menyebutkan bahwa WC umum tersebut sudah lama dikelola oleh Pihak ke-3, dan memiliki Omzet jutaan rupiah, sayangnya dana yang masuk ke Pemda perbulannya hanya Rp 97.000. “Sebenarnya pihak pasar sudah meminta, pengelolaan WC umum untuk dikelola oleh Pihak Pasar Wado”Ujar Memed. Tarif WC Umum di Pasar Tradisional Wado, mandi di tarif Rp 2.000, sementara untuk BAB Rp 1.000, sayangnya saat SumedangOnline, mencoba konfirmasi ke penjaga WC umum, Bapak Heri, yang menjaga saat itu anaknya dan enggan memberikan keterangan. "Bapakna nuju bobo (Bapaknya lagi tidur)"Jelasnya.**(SO1/SO7)/SUMEDANG ONLINE

Menjanjikan : Bisnis WC Umum Ternyata Sangat Menjanjikan. Foto:Bonang

Wado (SumedangOnline). Siapa sangka WC atau MCK Umum, tidak memiliki potensi usaha yang menjanjikan. Hal tersebut terungkap melalui penelusuran team SumedangOnline, di WC Umum pasar tradisional Kecamatan Wado, misalnya.

WC Umum yang semula diduga dikelola oleh Pengelola Pasar Wado ternyata dugaan tersebut meleset, Memed Supardi Pengelola Pasar Wado kepada Sumedang Online menyebutkan bahwa WC umum tersebut sudah lama dikelola oleh Pihak ke-3, dan memiliki Omzet jutaan rupiah, sayangnya dana yang masuk ke Pemda perbulannya hanya Rp 97.000.

“Sebenarnya pihak pasar sudah meminta, pengelolaan WC umum untuk dikelola oleh Pihak Pasar Wado”Ujar Memed.

Tarif WC Umum di Pasar Tradisional Wado, mandi di tarif Rp 2.000, sementara untuk BAB Rp 1.000, sayangnya saat SumedangOnline, mencoba konfirmasi ke penjaga WC umum, Bapak Heri, yang menjaga saat itu anaknya dan enggan memberikan keterangan.

“Bapakna nuju bobo (Bapaknya lagi tidur)”Jelasnya.**(SO1/SO7)

Install SUMEDANGONLINE MOBILE
| Advertorial