10 Nov 2010 11:36 WIB | PENULIS: Fitriyani Gunawan | EDITOR: Redaksi
SumedangOnline - Material sisa-sisa longsoran masih ada dibeberapa titik jalan di kawasan Cadas Pangeran Sumedang, akibatnya jalan menjadi licin. Kapolres Sumedang AKBP Nurullah menyebutkan pihaknya sudah dapat mengevakuasi keadaan sampai pukul 22.00 WIB, Selasa (09/11). Seorang pengendara motor, Iwan, Rabu (10/11) siang, mengaku sewaktu melewati Cadaspangeran melambatkan kendaraanya, menghindari tergelincirnya ban motor. "Sisa-sisa lumpur masih ada, jadi terpaksa jalan di 20km/jam. hehe...", jelasnya. Sementara itu di Rancaekek sampai pukul 10.00 WIB, efek banjir masih terasa, pengalihan arus kendaraan melalui Tanjungsari, Sumedang. Kemacetan terjadi dari mulai Rancaekek sampai Cikuda. Di Tanjungsari, sebuah truk yang mogok turut memperparah kemacetan arus lalu lintas yang dialihkan ke arah sana.**(redaksi)/SUMEDANG ONLINE

SumedangOnline – Material sisa-sisa longsoran masih ada dibeberapa titik jalan di kawasan Cadas Pangeran Sumedang, akibatnya jalan menjadi licin. Kapolres Sumedang AKBP Nurullah menyebutkan pihaknya sudah dapat mengevakuasi keadaan sampai pukul 22.00 WIB, Selasa (09/11).

Seorang pengendara motor, Iwan, Rabu (10/11) siang, mengaku sewaktu melewati Cadaspangeran melambatkan kendaraanya, menghindari tergelincirnya ban motor. “Sisa-sisa lumpur masih ada, jadi terpaksa jalan di 20km/jam. hehe…”, jelasnya.

Sementara itu di Rancaekek sampai pukul 10.00 WIB, efek banjir masih terasa, pengalihan arus kendaraan melalui Tanjungsari, Sumedang. Kemacetan terjadi dari mulai Rancaekek sampai Cikuda.

Di Tanjungsari, sebuah truk yang mogok turut memperparah kemacetan arus lalu lintas yang dialihkan ke arah sana.**(redaksi)

Install SUMEDANGONLINE MOBILE
| Advertorial