Menu

Mode Gelap

DAERAH · 22 Nov 2011 08:22 WIB ·

Verifikasi Waduk Jatigede, Dinilai Lamban

Reporter: Admin | Editor: Admin


 Verifikasi Waduk Jatigede, Dinilai Lamban Perbesar

Amid pun menyentil, proses verifikasi tahap pertama yang hanya mencocokan data dari penduduk dengan leter C atau dengan SPPT. Ia menilai letter C maupun SPPT bukan merupakan pedoman utama.

DARMARAJA – Kepala Desa Leuwihideung, Amid Sunara, memandang jika proses verifikasi tanah yang sedang berlangsung saat ini memang sangat lamban, bahkan terkesan asal-asalan. Alasan tidak adanya tim dipandang Amid, sebagai alibi yang tidak beralasan.

“Saya menilai pemerintah seperti tidak serius dalam proses verifikasi dan terkesan asal-asalan, masa mereka (pemerintah, red.) beralasan kekurangan personil, padahal di Sumedang sendiri banyak para ahli,”kata Amid ditemui sumedangonline.com di kediamannya, Minggu (20/11).

Pernyataan Amid tersebut dilontarkan setelah dia menilai pelaksanaan verifikasi yang sudah berlangsung lebih dari 2 minggu masih bercokol di tahap pertama. Padahal di Desa Cipaku. Menurut sumber SumdangOnline.com, terdapat 6 ribu bidang yang harus diverifikasi.

“Saya khawatir kejadian serupa seperti di Desa Padajaya yang hanya 200 bidang, sampai 2 tahun lamanya proses verifikasi belum selesai,” ungkapnya.

Pemerintah seharusnya segara bersikap tegas untuk melakukan proses verifikasi, sedikit berkelakar dia menyebutkan apabila satu desa selesai proses verifikasinya, maka akan berkurang yang demo nanti.

“Bayangkan saja ada total 17 Desa yang nantinya akan diverifikasi, 14 Desa yang pembayarannya tahun 1984-1986, dan 3 Desa yang pembayarannya tahun 1990-1994 pembayaran tahun 90-94 itu metodenya sama dengan 84-86, yang dibayar hanya dua klasifikasi,” ujarnya.

Kekhawatiran ketua koordinator Kepala Desa wilayah genangan ini beralasan, karena proses verifikasi saat ini saling berkejaran dengan pembangunan fisik Jatigede yang telah mencapai 70 persen, bahkan jika dalam proses verifikasi satu desa memakan waktu 6 bulan, maka proses verifikasi akan selesai lebih dari tahun 2013.

Selain itu Amid pun menyentil, proses verifikasi tahap pertama yang hanya mencocokan data dari penduduk dengan leter C atau dengan SPPT. Ia menilai letter C maupun SPPT bukan merupakan pedoman utama.

“Seharusnya mereka turun langsung ke lapangan, apa yang diusulkan warga ditampung kemudian verifikasi langsung di lapangan, agar tidak beberapa kali kerja,” tandasny.(fitriyani)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Warga Gelar Istigasah Akbar Tolak Rencana Geothermal Gunung Tampomas

28 April 2021 - 20:37 WIB

Warga di Kecamatan Buahdua dan Kecamatan Conggeang menggelar Istigasah Akbar dalam rangka menolak rencana Geothermal Gunung Tampomas, Rabu 28 April 2021.

Tiga Tersangka Pengedar Sabu dan Dua Penyalahgunaan Sedian Obat Farmasi Diamankan Satnarkoba Polres Sumedang

28 April 2021 - 19:51 WIB

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo dan jajarannya menunjukkan barang bukti hasil penangkapan dalam konferensi pers di Mapolres Sumedang, Rabu 28 April 2021.

WOM Finance Lakukan Penanaman Pohon di Sumedang, Terapkan Prokes

17 Maret 2021 - 12:57 WIB

Bus Terjun ke Jurang di Wado, Belasan Meninggal

10 Maret 2021 - 21:13 WIB

Ada Gejolak, Wagub Uu Tinjau Tambang di Desa Padakembang

7 Maret 2021 - 21:01 WIB

Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau pertambangan di Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (7/3/2021).

Kapten Inf. Agus Hermawan, Edukasi Pencegahan Covid-19, Lakukan Penyemprotan Disinfektan

5 Februari 2021 - 19:33 WIB

Trending di DAERAH