Sumedang

Opiq : Berharap PIK Meniru Pola PNPM

Wabup Sumedang memberikan sambutan.

KOTA – Wakil Bupati Sumedang, H Taufiq Gunawansyah, mengharapkan Pagu Indikatif Kewilayahan (PIK) pola dan teknisnya dapat seperti Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). Di mana, ia menilai, secara efektifitas masyarakat dapat terangsang untuk melakukan partisifasi dan swadaya.

“Tak hanya itu, dari segi transparansi di PNPM sangat terasa. Itu merupakan nilai plus yang harus ditiru,” ujar Taufiq di sela Peresmian Posyandu di Jalan Pangeran Kornel, Kelurahan Pasanggrahan Baru, Kecamatan Sumedang Selatan, Rabu (24/10).

Taufiq menilai kontribusi pencapaian target dari PNPM cukup besar. Ia mencontohkan dengan adanya bantuan dari PNPM seperti SPP, sedikit banyak dapat mengurangi angka kemiskinan di Sumedang. Selain itu pembangunan infrastruktur yang dikerjakan PNPM, dengan nilai sama namun dapat memiliki quantitas yang jauh lebih besar.

“Jika pengerjaan jalan dikerjakan dengan anggaran APBD hanya cukup satu kilometre, maka dengan PNPM bisa mencapai 2 kilometer, karena adanya partisifasi swadaya murni masyarakat,” imbuhnya.

Di tempat yang sama Ketua Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) Pasanggrahan Sugih, Kamas Komara, menyebutkan jumlah pembangunan yang didanai PNPM di wilayahnya, berjumlah 5 bangunan Posyandu dari PNPM Mandiri Perkotaan.(RED)

💬 Satu komentar

  1. beda pisan atuh, baik dari skema programnya maupun dari aspek payunghukumna….PIK pendekatan kewilayahan, untuk “mengimbangi” perencanaan pembangunan yg selama ini sangat sektoral. Sementara PNPM skemanya adhoc dan fokusnya di komunita/lingkungan kecil (RT/RW/Desa/Kelurahan), proses perumusannya pun berbeda….

⚠️ Pemberitahuan: Isi komentar merupakan tanggung jawab penuh pemberi tanggapan. Redaksi Sumedang Online tidak bertanggung jawab atas isi atau dampak yang ditimbulkan dari komentar yang dikirimkan.

Tinggalkan Tanggapan

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak