DAERAH  

Ummat Kristen Di Wado Laksanakan Kebaktian

WADO – Kerukunan antara ummat Islam dan Gereja Kristen Pasundan (GKPI) di Desa Ganjaresik, Kecamatan Wado, terlihat dengan pelaksanaan kebaktian menyambut Natal dan Tahun Baru 2013 di Gereja Pasundan Ganjartemu, yang berlangsung hidmat dan aman, Kamis (27/12).

Meski menjadi ummat minoritas, menurut Pendeta Leonard Bayu Dalope, kehidupan social ummatnya tak dibeda-bedakan, mereka mampu beraktifitas dalam kegiatan social maupun ibadah.

Baca Juga  Warga Jatinunggal ini ditemukan meninggal di selokan

“Kerukunan ummat beragama yang sudah terbina berpuluh-puluh tahun ini harus terus dibina dan dipupuk. Satu sama lain memnag harus saling menghargai. Karena kerukunan itu begitu indah,” ujar Pendeta Leonard usai kebaktian, kemarin.

Ummat kristen melakukan kebaktian.
Ummat kristen melakukan kebaktian.

Kebaktian menyambut Natal dan Tahun Baru 2013, berlangsung selama tiga jam, dimulai pada pukul 10.00. Kegiatan itu menurut pendeta sudah merupakan agenda rutin jemaat GKPI yang saat ini berjumlah 42 orang.

Baca Juga  Tak Izin Warga, Proyek TPT Terancam Dihentikan Warga

Untuk memberikan rasa aman dan nyaman ummat kristiani yang melaksanakan ibadah jajaran kepolisian dan koramil setempat melakukan penjagaan. “Kita hanya berjaga-jaga saja, agar mereka dalam melaksanakan kebaktiannya dalam keadaan aman dan nyaman,” kata Komandan Pos (Danpos) Koramil Wado, Agus.

Di tempat yang sama Kepala Desa Ganjaresik, Asep Sukmara, mengatakan 42 jamaat GKPI itu berada di satu RT, yakni di RT 01 RW 02. Merek katak, Asep, merupakan warga transmigrasi lokal (translok) anggota Polri dan TNI yang dipindah ke daerah tersebut sekira tahun 1970-an. “Mereka itu tinggal di satu RT, dan merupakan pendatang translok Polri, jadi mereka mantan-mantan keluarga TNI dan Polri,” tambah Asep Sukmara.(ign)

Baca Juga  Target 8 Kursi, PAN Ngaku Tak Muluk-muluk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE OK TIDAK