Sumedang

UN, Siswa GU Malah Tabrakan

SITURAJA – Malang nian nasib Engkus Kusnadi (18) siswa Kelas XII SMK Yayasan Pangeran Geusan Ulun (YPGU) Sumedang. Maksud hati, sepulang sekolah akan mengantar orang tuanya ke kebun di kawasan Ambit, malah tertabrak Jupiter MX yang dikemudikan, Pandi Bin Daud (17), warga Dusun Cilopang Hilir, RT 04, RW 05, Desa Cilopang, Kecamatan Cisitu, di Jalan Umar Wirahadikusumah betulan Pertigaan Cikadu, tepat di depan BRI Situraja, Senin (15/04) sekira pukul 13.00 WIB.

Engkus Kusnadi, saat mendapat perawatan di Puskesmas Situraja.

Akibatnya Engkus harus dijahit dibagian betis kaki kanan diduga terkena step motor Jupiter yang dikemudikan Pandi. Sementara, Pandi mengalami luka serius dibagian belakang kepala dan dari telinganya terus mengeluarkan darah segar.

Korban Engkus segera dilarikan warga ke Puskesmas Situraja, sementara Pandi dibawa ke Poliklinik 24 Jam Situraja, namun karena luka yang dideritanya serius korban lantas dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang.

Keterangan dihimpun Sumeks dari lokasi kejadian, saat itu Engkus berboncengan dengan orangtuanya Yoyo, bermaksud berangkat ke kebon di kawasan Ambit. Namun, begitu sampai di betulan Cipadung, Desa Situraja Utara, Kecamatan Situraja, Engkus membalikan kendaraan. Itu terjadi, karena di depan mereka ada razia surat kendaraan yang dilaksanakan Polisi Lalu Lintas Polres Sumedang, dan pemeriksaan Keur oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang.

“Maksud Engkus kembali itu karena akan mengambil surat-surat kendaraan dan akan membawa helm(et), karena tadinya berpikir. Ke Ambit dari kampung saya itu dekat, makanya tidak bawa helm dan surat-surat kendaraan. Engkus menyuruh saya untuk menunggu di Alun-alun Situraja, dan dia sendiri yang pergi untuk mengambil surat-surat itu,” kata orangtua korban, Yoyo, kepada Sumeks di Puskesmas Situraja, kemarin.

Malang bagi Engkus, saat akan berbelok menuju kediamannya di Kampung Cikedok, Dusun Situraja RT 02, RW 01, Desa Situraja, Kecamatan Situraja. Dari arah yang sama (Sumedang-Situraja) datang Jupiter MX bernomor polisi B 6408 UJO, yang dikemudikan Pandi.

Diduga Pandi, saat menjalan kendraannya dalam posisi kencang, ia pun tak melihat lampu righting yang dinyalakan Engkus. Tabrakan pun tak dapat dihindari, kedua korban nyungsep diaspal. Dan Dua kendraan korban mengalami rusak ringan.

Saksi kejadian yang mendengar persis suara tabrakan, Undang Juanda, yang juga Kepala Desa Situraja saat bersamaan melintas lokasi kejadian. Undang melintas dari arah Situraja-Sumedang, melihat persis jika lampu righting bagian kanan motor yang dikemudikan Engkus sudah nyala.

“Motor milik Engkus itu sudah berbelok ke kanan, tapi karena kecepatan motor milik itu (Pandi) akhirnya tabrakan pun tak dihindari. Saya sendiri hanya mendengar bunyi tabrakan beberapa meter setelah lewat dari lokasi kejadian, pas saya tengok bunyi brak itu ternyata tabrakan,” tambahnya.

Sementara itu orangtua korban belum dapat mengetahui apakah hari ini, Selasa (16/04), Engkus, akan mengikuti UN atau tidak.

“Lihat kondisinya dulu, karena sekarang saja dia keliatannya masih pusing-pusing. Tapi, mudah-mudahan besok sembuh,” harapnya. (ign)

⚠️ Pemberitahuan: Isi komentar merupakan tanggung jawab penuh pemberi tanggapan. Redaksi Sumedang Online tidak bertanggung jawab atas isi atau dampak yang ditimbulkan dari komentar yang dikirimkan.

Tinggalkan Tanggapan

Exit mobile version