Sumedang

Biaya perbaikan 10 jembatan rusak akibat bencana alam Sumedang, tembus Rp 5M

SUMEDANGONLINE: Terdapat sepuluh jembatan yang rusak berat maupun ringan akibat bencana alam di Kabupaten Sumedang yang terjadi beberapa waktu lalu. Salahsatunya, jembatan Cicapar dua yang berada di Desa Ambit, Kecamatan Situraja. Jembatan yang diresmikan pada 28 Oktober 2015 melalui program TNI Manunggal Masuk Desa tersebut, putus akibat terbawa sungai Cicapar yang meluap.
Kepala Bidang Jembatan pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Sumedang, Muhammad Nurwijaya, membenarkan tentang adanya musibah tergerusnya sejumlah jembatan akibat bencana alam yang terjadi pada Selasa, 20 September 2016 lalu itu. Ia bahkan merinci beberapa jembatan yang rusak berat maupun ringan tersebut. Dari laporan masing-masing kecamatan yang melaporkan kerusakan jembatan tersebut, ia memperkirakan untuk perbaikan jembatan menembus angka Rp 5 M, dan yang paling besar kata dia, untuk jembatan Pasifik.
“Kurang lebih memang ada 10 jembatan, sampai dengan Pasifik. Untuk Pasifik kita ajukan cukup besar hampir Rp 2 Miliar lebih, kalau yang lain rata-rata Rp 500 jutaan. Totalnya, kurang lebih Rp 5 Miliar-an, itu untuk jembatan saja. Diluar fasilitas lain, ini karena sudah ada laporan yang masuk,” terang dia. (iwn)

⚠️ Pemberitahuan: Isi komentar merupakan tanggung jawab penuh pemberi tanggapan. Redaksi Sumedang Online tidak bertanggung jawab atas isi atau dampak yang ditimbulkan dari komentar yang dikirimkan.

Tinggalkan Tanggapan

Exit mobile version