Sumedang

Desa nunggak raskin, Perum Bulog: Bisa hambat penyaluran berikutnya

SUMEDANGONLINE: Masih adanya desa desa yang menunggak pembayaran beras miskin (raskin), akan menghambat pada proses distribusi berikutnya. Wakil Kepala Kasubdvre Perum Bulog Bandung, Andriati mengharapkan agar desa yang masih menunggak tersebut untuk segera melunasinya.
“Bagi desa-desa yang masih ada tunggakan pembayaran beras miskin diharapkan, agar segera melunasi. Sehingga, jika belum bisa melunasinya ini akan menghambat pada penyaluran raskin kembali dari pihak Perum Bulog,” kata Wakil Kepala Kasubdvre Perum Bulog Bandung, Andriati.
Seperti diketahui sejumlah desa di Kabupaten Sumedang, masih banyak yang menunggak pembayaran raskin. Padahal menurut beberapa sumber di masyarakat yang menerima raskin mereka sudah membayar lunas.
Akumulasi tunggakan raskin di Kabupaten Sumedang, selama tiga bulan di akhir Oktober 2016 mencapai Rp 1.086.997.000. Hal itu mengemuka saat kegiatan Rapat Evaluasi Program Raskin/Rastra yang dihadiri para narasumber dari bagian ekonomi setda Sumedang, Polres, Bulog Bandung, Inspektorat dan para kolektor raskin.
Dari 26 kecamatan se Kabupaten Sumedang yang masih menyisakan tunggakan berdasarkan data per 31 Oktober 2016:
1. Agustus sebesar Rp 35.456.000
2. September Rp 367.481.000
3. Oktober Rp 684.060.000.

💬 0 Komentar

  1. Naha kamana artoana? Da rakyat nu meser beas raskin di daerah abdi mah aya artos aya beas? Duka eta di desa mana wae manawi aya nu masihan terang

⚠️ Pemberitahuan: Isi komentar merupakan tanggung jawab penuh pemberi tanggapan. Redaksi Sumedang Online tidak bertanggung jawab atas isi atau dampak yang ditimbulkan dari komentar yang dikirimkan.

Tinggalkan Tanggapan

Exit mobile version