Home / KABAR DARI GEDUNG NEGARA / Pilihan Redaksi

Minggu, 8 Oktober 2017 - 19:27 WIB

Bupati Sumedang kunjungi anak penderita hidrosefalus

Bupati Sumedang H Eka Setiawan mengunjungi Guntur, penderita hidrosepalus anak kedua dari pasangan Tesa Putri Rahmawati dan Agus Ginanjar di kediaman sementaranya yang bertempat di Kantor RWS Lingkungan Empang No. 1 B Kecamatan Sumedang Selatan, Sabtu (7/10/2017).

GAMBAR_25224: Bupati Sumedang H Eka Setiawan mengunjungi Guntur, penderita hidrosepalus anak kedua dari pasangan Tesa Putri Rahmawati dan Agus Ginanjar di kediaman sementaranya yang bertempat di Kantor RWS Lingkungan Empang No. 1 B Kecamatan Sumedang Selatan, Sabtu (7/10/2017).


SUMEDANG-Bupati Sumedang H Eka Setiawan mengunjungi Guntur, penderita hidrosepalus anak kedua dari pasangan Tesa Putri Rahmawati dan Agus Ginanjar di kediaman sementaranya yang bertempat di Kantor RWS Lingkungan Empang No. 1 B Kecamatan Sumedang Selatan, Sabtu (7/10/2017).

Terlihat raut muka Eka tampak sedih, ketika melihat langsung anak berusia 4,5 bulan itu terbaring lemas, badannya kurus dan hingga saat ini belum bisa berbicara. Guntur hanya bisa mengonsumsi bubur dan susu setiap harinya.

Tesa Rahmawati menyebutkan indikasi awal yang terlihat adanya kelainan pada anaknya tersebut ketika anaknya berusia 3 bulan. “Setelah melihat adanya kelainan pada kepala guntur, saya segera membawanya untuk diperiksa. Pihak rumah sakit menyatakan anak saya mengidap penyakit hidrosefalus” ujarnya

Baca Juga  Bupati Kampanyekan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Ibu dua anak tersebut mengaku, anaknya sempat lima kali dirawat di rumah sakit, dua kali di RSUD Rancabadak dan 3 RSUD Sumedang kali. Namun karena keterbatasan biaya, hingga kini dia tidak pernah memeriksakan Guntur kembali. Sebagai single parent ia merasa kesulitan untuk melakukan perawatan rutin. Selain bantuan dari orang lain, tesa terpaksa meninggalkan dua buah hatinya untuk bekerja mencari nafkah di luar kota.

Menurut penuturan Kepala Puskemas, mengatakan sebetulnya pasien merupakan pindahan dari Tanjungsari pindah ke Sumedang Kota sekitar tahun 2015 masalahnya pasien ini pindah-pindah. Dikatakan dia, sebetulnya pasien memiliki BPJS mandiri namun karena di daerah Regol 6 kali pindah terakhir ke Talun dan di lingkungan Empang baru 3 bulan. ”Sebtulnya punya BPJS Mandiri cuma putus karena belum bayar satu tahun. Sebelum ke rumah sakit pasien dirujuk oleh bidan dari puskesmas,” ujarnya.

Baca Juga  Komisi D: Pembebasan lahan bendung Rengrang ditarget beres 2017

Menanggapi hal itu Bupati Sumedang H Eka Setiawan menyampaikan keprihatinannya atas ujian yang menimpa keluarga Tesa Putri Rahmawati seraya berjanji akan membantu pengobatan Guntur. “Untuk membantu proses penyembuhannya saya menugaskan camat dan lurah untuk menyelesaikan terus memantau perkembangan kesehatannya. Semua biaya baik itu perawatan dan pengobatan khususnya biaya bulanan BPJS. Apabila memang kondisinya memungkinkan, dan memang perlu penanganan khusus akan segera kita rujuk ke rumah sakit Sumedang  hingga sembuh total,” tuturnya seraya memberikan santunan kepada keluarga. *** rls

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) yang dihadiri seluruh PAC se Kabupaten Sumedang

Pilihan Redaksi

Sepakat, Rapimcab Gerindra Sumedang Usung Heri Nyalon Sumedang Satu

Pilihan Redaksi

Selain Upacara Adat, Dony Disuguhkan Lagu Sumedang Simpati

Pilihan Redaksi

Dinas Pendidikan Sumedang izinkan karya wisata ke luar kabupaten

Pilihan Redaksi

Ketua Simpay Tampomas Nyatakan Dukungan ke Doamu Esa

Pilihan Redaksi

Sering Sakit, Endang Pilih Mundur dari Kades Banjarsari

Pilihan Redaksi

ZA Akur Luncurkan Program Sumedang Mengaji, Ini Alasannya

Pilihan Redaksi

Wabup Sumedang Sarankan Kadisdukcapil Buka Nomor Telepon Aduan Masyarakat
Pelantikan HILLSI Kabupaten Sumedang Periode 2020- 2025 di Aula Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang. Rabu, 9 Desember 2020.

BISNIS

DPD HILLSI Jawa Barat Inginkan LPK Tetap Aktif Meski di Tengah Pandemi Covid-19