Plafon SDN Sukamanah ambruk, bikin kaget guru

 /SUMEDANGONLINE
Plafon yang ambrol

SUMEDANG – Plafon di ruangan guru SD Negeri Sukamanah di Desa Baginda Kecamatan Sumedang Selatan sempat membuat panik para guru yang sedang makan makan di luar ruangan. Mereka panik dan kaget langsung menelepon ke UPT Kantor Disdik Kecamatan Sumedang Selatan, yang langsung meninjau lokasi kejadian.

”Ya kaget, karena ada suara benda jatuh,” kata Nanah Hasanah guru olahraga di SDN Sukamanah.

Dia pun membenarkan jika pihak sekolah telah beberapa kali mengajukan perehaban namun hingga saat ini belum ada tanggapan. ”Kaget lah, karena begitu kejadian saya bersama teman-teman berada di ruang guru di samping langit- langit yang jatuh. Pengajuan perehaban sudah berkali-kali tidak pernah ada respon baik dari pihak dinas pendidikan apalagi ruangan ini kalau hujan suka kebanjiran dan bocor atap- atapnya sudah lapuk,” jelasnya.

Baca Juga  Slogan Paslon, Bikin Bingung KPU

Terkait ambrolnya plafon ruangan guru di SD Negeri Sukamanah, Desa Baginda Kecamatan Sumedang Selatan Kepala Bidang Sarana Prasarana pada Dinas Pendidikan Kabupaten Suedang Eka Ginanjar menyebutkan pihaknya terkendala pada permasalahan anggaran yang dihadapi Sumedang dan pemerintha pusat.

Baca Juga  Dony Ajak Masyarakat Sumedang Tetap Jaga Persatuan

”Sarana prasaran khususnya untuk dinas pendidikan, memang di tahun 2017 ini kondisinya tidak begitu bagus. Kondisi ini merupakan imbas dari kondisi keuangan dipemerintah dan daerah dan pusat. Walau pun demikian bukan berarti hal ini halangan bagi kami untuk memberikan pelayanan terbaik,” ungkapn Eka.

Untuk membantu sarana dan parasarana itu pun dirinya tidak hanya akan mengandalkan anggaran daerah tetapi akan mencoba melobi pusat. “Ini merupakan tantangan bagaimana bisa memfasilitasi sekolah sekolah dengan sarana prasarananya sehingga pada akhirnya bisa meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Sumedang. Artinya, kami tidakan terfokus pada anggaran yang ada di Kabupaten saja, kami akan mencari ke pusat atau pun provinsi agar sarana prasarana itu bisa terpenuhi,” tutupnya. ***

Baca Juga  Kerap banjir, warga Rancaekek minta pemerintah normalisasi sungai

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE OK TIDAK