Home / KABAR HAJI / Pilihan Redaksi

Senin, 20 Agustus 2018 - 11:10 WIB

Badai Pasir di Arab, Ini Kondisi Jamaah Haji Asal Sumedang



SUMEDANG ONLINE – Badai pasir disertai angin dan hujan terjadi di Arafah, Ahad (19/08/2018) pukul 19.00 WAS. Waktu itu seluruh jemaah haji Indonesia yang telah berada di Arafah tengah melaksanakan salat maghrib bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Peristiwa tersebut berlangsung sekitar sejam. Kekuatan angin yang cukup kencang merobohkan satu tenda yang digunakan untuk dapur. Sementara seluruh tenda yang digunakan jemaah tetap aman dan selamat.

Pimpinanan Rombongan KBIH An-Nuur HM. Shandy Prasasti melaporkan meski ada kondisi semacam itu namun jamaah dari Sumedang terpantau dalam kondisi aman.

“Iya, kemarin ada badai. Alhamdulillah kami di tenda Aman,” ujar Shandy saat dikonfirmasi, Senin (20/8/2018).

Baca Juga  Pasca Kolostomi Keluarga Firman Kesulitan Biaya Operasi Kedua, Camat Darmaraja: Besok Dibawa ke RSUD

Tak hanya itu Menag Lukman langsung berkeliling ke seluruh tenda jamaah yang tersebar dalam 70 maktab. Di hadapan jamaah kloter JKG-21, misalnya, Menag menyapa hangat seluruh jemaah yang ada.

“Bapak-ibu sekalian, saya mohon maaf sekali, ada jamaah yang belum makan. Ini tadi angin kencang dengan hujan. Sehingga proses penyiapan makan agak terganggu,” ujar Menag.

“Mudah-mudahan ini merupakan ujian, istirahat yang cukup dan semoga besok dapat melaksanakan wukuf dengan sebaik-baiknya,” sambung Menag.

Agar jemaah tidak menunggu lama makan malam, Menag langsung perintahkan Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Arafah, Arsyad Hidayat, agar meminta kepada maktab untuk segera mendistribusikan makan. “Tolong perintahkan ke maktab 21 untuk segera mendistribusikan makanan,” tegas Menag kepada Kasatgas Arafah.

Baca Juga  Dari Makkah, KBIH An-Nuur Doakan Korban Gempa NTB

Sementara salah satu jemaah, Mohammad Khoeron Durori, menyebut jika tenda tahun ini relatif lebih kuat ketimbang 2016. “Dua tahun lalu saya menjadi petugas haji dan kualitas tenda tidak seperti ini,” ungkapnya. Menurutnya dulu angin yang melanda tidak sekencang kali ini, namun yang roboh cukup banyak. “Alhamdulillah, meski angin lebih kencang kali ini namun tenda tetap kokoh berdiri,” sambungnya. (Ig/mch)

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

TNI Tanam 200 Pohon Mangga Gedong Gincu di Sumedang

Pilihan Redaksi

DKM Masjid Besar di Sumedang Telah Terima Dana Hibah Senilai Rp 25 Juta
Beberapa bagian rumah Mak Anah di Dusun Cempaka Putih RT 03 RW 06 Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan terlihat dalam kondisi rusak.

Pilihan Redaksi

Ada di Tanah Kas Desa Rumah Mak Anah Tak Tersentuh Rutilahu

Pilihan Redaksi

Bupati Sumedang Lepas Kontingen Sakoma NU untuk Mengikuti Perwimanas

Pilihan Redaksi

Ini Lokasi Testing CPNS untuk Kabupaten Sumedang
H. Nuryadin selaku kepela bidang Pemerintahan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Sumedang

Pilihan Redaksi

Kabid Pemdes Sumedang Sebut Petahana Nyalon Lagi pada Pilkades Serentak 2021 Hanya Perlu Cuti

Pilihan Redaksi

Polemik Munculnya PPDI, Ketua APDESI Sumedang Minta Semua Fokus Kerja

Pilihan Redaksi

KPU Sumedang Umumkan Tata Cara Penggantian Calon, Begini Caranya