Malam Terakhir di Madinah, Jemaah Haji Sumedang Kloter 17 KJT Penuh Haru dan Kerinduan

Jamaah haji dari Sumedang saat berada di Madinah.
Swafoto Iwan Rakhmat/SUMEDANGONLINE
Jamaah haji dari Sumedang saat berada di Madinah.

MADINAH Malam Sabtu (28/6/2025) menjadi momen penuh haru dan refleksi bagi 445 jemaah haji asal Kabupaten Sumedang yang tergabung dalam Kloter 17 KJT. Setelah hampir 40 hari menjalani rangkaian ibadah haji, malam ini menjadi malam terakhir mereka menginap di Kota Madinah, sebelum Minggu sore (29/6), bertolak menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz sebagai tahapan akhir kepulangan ke tanah air.

Suasana hotel yang hanya berjarak ratusan meter dari Masjid Nabawi dipenuhi oleh rasa syukur, haru, lelah, dan kerinduan mendalam terhadap kampung halaman.

“Rasanya seperti mimpi bisa menjadi tamu Allah. Setiap langkah di tanah suci ini mengajarkan kami arti kesabaran, ketulusan, dan kepasrahan,” ujar salah satu jemaah dengan mata berkaca-kaca.

Rindu Keluarga dan Rasa Khas Kampung Halaman

Di antara canda ringan dan obrolan penuh makna, para jemaah tak bisa menyembunyikan kerinduan akan suasana rumah, keluarga, dan tentu saja kuliner khas Sunda.

“Kangen sambal, karedok, lotek, asin, lalap… pokoknya semuanya yang khas dari rumah,” celetuk seorang jemaah yang langsung disambut tawa hangat rombongan lainnya.

Namun lebih dari itu, perjalanan haji ini menjadi pengalaman spiritual dan batin yang sangat dalam. Setiap momen — dari thawaf, sa’i, wukuf di Arafah, bermalam di Mina, hingga salat berjamaah di Masjid Nabawi — akan menjadi kenangan abadi dalam kehidupan mereka.

“Terima kasih ya Allah, tahun ini kami bisa menjawab panggilan-Mu, menjadi tamu-Mu di rumah suci-Mu. Semoga kami semua menjadi haji yang mabrur,” tutur H. Andriyan.

Doa untuk Kepulangan yang Lancar dan Berkah

Malam ini, Madinah menjadi saksi doa-doa yang terpanjat lirih dari hati yang telah ditempa spiritualitas dan keikhlasan. Besok sore, para jemaah akan memulai perjalanan pulang yang telah lama dinantikan.

Mereka membawa oleh-oleh bukan hanya berupa kurma dan air zamzam, tapi juga hikmah, haru, dan kisah suci dari Tanah Haram.

“Semoga perjalanan pulang kami dilancarkan, selamat sampai rumah, dan pulang sebagai haji yang diridai Allah,” ujar seorang jemaah dengan penuh harap. ***

#Haji2025 #JemaahHajiSumedang #Kloter17KJT #Madinah #HajiMabrur #RinduKampungHalaman

Disclaimer: Iklan atau Konten dalam kotak ini bukan dibuat oleh Redaksi, tetapi pihak ke-tiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak