SUMEDANG ONLINE – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumedang berencana untuk membuat gudang arsip dokumen Dukcapil. Hal itu menurut kepala Disdukcapil Agus Seksarsyah Rasjidi agar data dokumen tidak sampai hilang ketika dibutuhkan suatu saat kelak.
Apalagi sebut Agus data fisik tersebut masuk dalam kategori cetakan yang harus keamanannya terjamin.
“Yang diutamakan gudang, karena selembar kertas yang di sini security printing, kade. Disebutnya juga security printing, harusnya secure. Karena itu berkas, kalau ada persoalan hukum, orang datang ke sini ada yang perlu ditinjau berkasnya, leungit atau hancur, rek kumaha?” Ujar Agus pada wartawan termasuk reporter SUMEDANG ONLINE di kantornya.
Agus pun menunjukkan beberapa lokasi yang akan dijadikan rencana bangunan gudang. Rencananya pembangunan gudang tersebut akan terealisasi pada tahun mendatang. “Sudah dianggarkan dari provinsi senilai Rp 1 miliar,” jelasnya.
Sebenarnya pembangunan gudang itu bukan hal yang baru karena sebelumnya, memang sudah teranggarkan. Hanya saja saat akan dicairkan berbenturan dengan penyelenggaraan PON yang memerlukan dana yang besar, sehingga anggaran untuk gudang arsip itupun ikut tersedot. “Rencana dari dulu dua lantai, hanya saja saat itu uangnya terpakai PON, hingga ditarik lagi oleh Provinsi,” jelasnya.
Untuk pengarsipan pihaknya juga akan melakukan pengarsipan secara digital. “Sekarang era digital, jadi setiap pemohon baru, berkasnya di scan. Masukkan di file hardisk, sabaraha tera butuh, ayeuna mah loba anu 50 tera oge. Itu yang sudah dianggarkan,” ungkapnya.
Pihaknya juga melakukan kerjasama dengan Dinas Arsip Daerah, untuk menjaga arsip arsip Dukcapil tersebut.
“Bikin MoU dengan Dinas Arsip, Dinas Arsip punya gudang, titip di dinas Arsip. Pandangan saya kalau oleh Arsiparis akan lebih baik,” ungkapnya.
Selain akan membangun gedung arsip, Disdukcapil juga akan melakukan penataan kantor agar sesuai dengan AMDAL Lalin. “Baru DED kemungkinan ini tahun 2020,” sebutnya. (Iwan)

















