[DESK]Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menyelenggarakan kuis Siap Siap Aku Bisa (SSAB). Kuis ini dibuka secara resmi oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir, Sabtu (23/09/2018) di Lapangan Upacara IPP Setda Kabupaten Sumedang.
Acara ini melibatkan 10 Sekolah Dasar yang berpartisipasi, dimana setiap sesi diikuti 5 sekolah dasar dengan jumlah 60 siswa setiap sekolah. Lomba yang digelar disajikan dalam bentuk kuis tersaji dalam 4 babak. Yakni babak Kenali Tokoh, Sikap Baikku, Negeriku Tercinta dan Ayo Bermain.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dimana Kabupaten Sumedang terpilih menjadi salah satu dari 20 kota/kabupaten di Indonesia yang menyelenggarakan kuis Siap-siap Aku Bisa (SSAB).
“Insya Allah kegiatan ini akan sangat bermanfaat bagi kita semua, untuk lebih menguatkan karakter kualitas kepribadian, memberikan motivasi dan semangat kepada anak-anak khususnya Sekolah Dasar untuk berani tampil menunjukkan kemampuannya,” jelas Dony.
“Silakan berkompetisi karena kompetisi adalah syarat menuju kemajuan. kita semua adalah pemenang, saya meyakini suatu saat yang menjadi peserta hari ini akan menjadi orang yang sukses,” jelasnya.
Direktur Pembinaan Sekolah Dasar, Khamim mengatakan kegiatan kuis SSAB ini menjadi wahana penguatan pendidikan karakter bagi peserta didik khususnya siswa sekolah dasar. Hal ini sesuai dengan Perpres 87 Tahun 2017, yang mengamanahkan agar 70 persen anak didik ditanamkan pendidikan penguatan karakter.
“Semangat, tangguh, cekatan, dan disiplin menjadi karakter utama yang dibangun melalui kuis ini, termasuk kemampuan akademik sebagai materi pokok pertanyaan-pertanyaan dalam kuis,” ungkapnya.
Khamim menambahkan, Kuis ini dikemas dalam model penayangan kuis televisi sehingga kuis ini dilaksanakan direkam secara audio visual.
“Kegiatan kuis SSAB ini kita upayakan dapat dinikmati masyarakat luas, melalui siaran televisi sehingga program ini bisa mendapatkan respon positif dari masyarakat. Insya Allah, kegiatan dapat dilanjutkan secara continue dengan sasaran yang lebih luas lagi,” bebernya.


















