Home / SUMEDANG

Kamis, 26 September 2019 - 12:33 WIB

Kapten Inf. Dedi Ruanto , Lakukan Pembinaan Peta Jarak Jaring Teritorial



SUMEDANGONLINE – Kegiatan pembinaan peta jarak jaring teritorial merupakan program yang tujuannya mewujudkan stabilitas keamanan serta ketahanan wilayah negara kesatuan Republik Indonesia.

intinya, ini implementasi upaya mendongkrak jalinan silaturahmi semua unsur masyarakat dengan Koramil 1004/Tanjungsari.

Termasuk, menggelorakan kebersamaan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Tanjungsari, Sukasari dan Pamulihan.

Karena, Koramil Tanjungsari membawahi tiga wilayah tersebut dan semoga kerjasama yang sudah sudah baik menjadi lebih baik.

Disampaikan, Danramil 1004/Tanjungsari, Kapten Inf. Dedi Ruanto pada acara Kegiatan Pembinaan Peta Jarak Jaring Teritorial Koramil 1004/Tanjungsari, Kamis 26 September 2049.

Dalam kesempatan itu, tampak hadir para kades, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, para camat, Ormas, OKP, wartawan, Bhabinkamtibmas, Babinsa serta masyarakat.

Danramil menekankan para babinsa agar lebih menggelorakan silaturahmi dengan semua komponen masyarakat.

“Pertajam pembinaan ke masyarakat hingga ke tatanan tingkat RT dan gelorakan kebersamaan warga,” ujarnya.

Baca Juga  Sumedang, Segera Menggelar 93 Pilkades Serentak

Laporkan apa pun bentuk hasil pembinaan ke masyarakat oleh Babinsa, agar bisa diketahui hingga pimpinan bahkan oleh bupati.

Dalam kesempatan itu pun, Danramil mengajak peserta untuk bisa disiplin waktu.

Hal itu, menjadi ajakan Danramil kepada seluruh peserta kegiatan termasuk para kepala desa.

Ia mengimbau peserta agar tepat waktu dalam menghadiri apa pun bentuk undangan dengan harapan agar terbiasa.

Semoga menjadi pegangan, agar semua kegiatan berjalan lancar sesuai harapan jika semua menerapkan disiplin waktu.

Danramil pun berpesan agar para kades menyosialisasikan terkait waspada kebakaran di musim kemarau.

“Cukup banyak peristiwa bencana kebakaran di beberapa wilayah dan diharapkan warga bisa lebih waspada,” ucapnya.

Suasana tertib aman dan lancar menjadi harapan bersama dan semoga Sumedang tetap sebagai wilayah yang kondusif.

Baca Juga  Bangunan Liar di Kebun Teh Margawindu Diberi Waktu 6 Hari Untuk Bongkar Sendiri

Melalui kegiatan pembinaan peta jarak jaring teritorial, kata dia, maka TNI siap meningkatkan kemampuan temu cepat Apkowil guna mewujudkan stabilitas keamanan serta ketahanan wilayah negara kesatuan Republik Indonesia.

Kegiatan pun dilanjutkan pemaparan materi oleh pihak Koramil 1004/Tanjungsari.

Sekcam Pamulihan, Mamat Hady Saputra mengaku kegiatan terssbut luar biasa.

“Pada prinsipnya ini acara silaturahmi yang tentu saja bisa mengurai berbagai persoalan di masyarakat. Kami mengapresiasi kefiatan aelerti ini kendati silaturahmi memang sudah terjalin dengan baik,” ujarnya.

Kapolsek Tanjungsari, Kompol Deden Mulyana, SH, MH akan mendukung berbagai kegiatan yang tujuannya memperkuat silaturahmi seperti itu.

“Alhamdulillah, pada saat ini kita bisa silaturahmi dengan semua komponen warga Tanjungsari, Pamulihan dan Sukasari. Kami tetap koordinasi dengan forkopimka dan akan terus berusaha untuk lebih baik,” ujarnya.
(FITRI)***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Camat Cisitu Minta Jalan Eba Diperbaiki Segera

Pilihan Redaksi

SMKN 1 Sumedang Dijadikan Sekolah Model Tanggap Bencana Nasional

Pilihan Redaksi

Satpol PP Sumedang Razia Kendaraan yang Jualan di Bahu Jalan
Salah seorang anggota Bhabinkamtibmas jajaran Polres Sumedang tengah mendatangi salah seorang RT.

SUMEDANG

Pemudik yang Masuk Sumedang Siap-siap Didatangi Bhabinkamtibmas

Pilihan Redaksi

AKB Sumedang, Tim Gabungan Sasar Masyarakat yang Masih Berkerumun

Pilihan Redaksi

Warga Ujungjaya Mulai Kesulitan Air Bersih
Kepala Desa Jatuhurip Deden mengimbau warganya untuk tak memakai jasa bank emok untuk keperluan keuangan. Dia menyarankan untuk dapat memanfaatkan Unit Pengelola Dana Bergulir (UPDB) di Kecamatan Sumedang Utara.

SUMEDANG

Solusi Bank Emok, Warga Jatihurip Sumedang DimintaBeralih ke UPDB

Pilihan Redaksi

Mulai September Batas Desa yang tergenang Bakal Dilacak