Sumedang — Ketua Paguyuban Pasundan Cabang Kabupaten Sumedang, Apip Hadi Susanto, M.M, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap kegiatan sosial berbagi kepedulian dan santunan kepada anak yatim piatu yang diselenggarakan di Yayasan Ibadurrahman, Cipareuag, Desa Mangunarga, Kecamatan Cimanggung.
Kegiatan tersebut diikuti oleh sebanyak 65 anak yatim piatu dengan rentang usia dari tingkat SD, SMP hingga SMA, yang berasal dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Cimanggung. Kehadiran Paguyuban Pasundan dalam kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi nyata dalam mendukung gerakan kemanusiaan, khususnya dalam membantu anak-anak agar tetap semangat melanjutkan pendidikan.
Dalam pernyataannya, Apip Hadi Susanto menegaskan bahwa Paguyuban Pasundan yang mengusung motto “Merangan Bodo jeung Kokoro” serta “Katara Ayana Karasa Manfaatna” memiliki komitmen untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak yatim piatu dapat terus termotivasi untuk menjadi generasi yang cerdas, mandiri, dan kelak mampu memberikan manfaat bagi sesama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Apip menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini memiliki nilai strategis dalam membangun kepedulian sosial. Ia berharap gerakan yang dilakukan oleh Yayasan Ibadurrahman dapat menjadi inspirasi dan pemicu bagi berbagai pihak lainnya untuk turut berkontribusi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Harapan kami, organisasi seperti Paguyuban Pasundan dapat terus hadir dalam setiap gerakan kemanusiaan, khususnya yang mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak. Ini adalah investasi masa depan bangsa,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Paguyuban Pasundan Cabang Kabupaten Sumedang juga mengajak seluruh elemen masyarakat, baik yang memiliki kelebihan harta maupun ilmu, untuk bersama-sama membantu para yatim, khususnya di wilayah Kecamatan Jatinangor dan Cimanggung, serta secara umum di manapun yang membutuhkan bantuan.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk bergotong royong, berbagi kepedulian, dan bersama-sama meringankan beban anak-anak yatim agar mereka tetap memiliki harapan dan masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.***










