Home / BISNIS / Pilihan Redaksi

Rabu, 25 Maret 2020 - 20:23 WIB

Jokowi Beri Kebijakan Penangguhan Cicilan, Ini Kata UMKM di Sumedang

Ketua Umum Asosiasi UMKM Kabupaten Sumedang, Titus Diah, saat memberikan sosialisasi berkaitan dengan virus Corona (Covid - 19) kepada para pelaku usaha di Desa Citaleus, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang.

WHATSAPP IMAGE 2020-03-25 AT 19.56.08: Ketua Umum Asosiasi UMKM Kabupaten Sumedang, Titus Diah, saat memberikan sosialisasi berkaitan dengan virus Corona (Covid - 19) kepada para pelaku usaha di Desa Citaleus, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang.


SUMEDANG.ONLINE, BUAHDUA – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumedang menyambut baik kebijakan Presiden RI Joko Widodo yang memberikan kebijakan untuk menunda cicilan dan penurunan bunga kredit bagi pelaku UMKM, Usaha Kecil, Tukang Ojek, Sopir Taksi dan Nelayan.

“Ya alhamdulillah, kan merasa diringankan beban. Karena usaha mereka jadi melemah. Kan penghasilannya juga tidak maksimal. Terus produksi, ada yang sama sekali tidak produksi. Karena pasarnya juga tidak ada. UMKM merasa terbantu dengan kebijakan Pak Jokowi ini,” ujar Titus Diah selaku Ketua Umum Asosiasi UMKM Kabupaten Sumedang saat dihubungi SUMEDANG ONLINE, Rabu, 25 Maret 2020.

Baca Juga  Rakornas Kadin 2017, Jokowi: Pastikan tak ada penurunan daya beli

Kemungkinan sebut dia, kebijakan penundaan cicilan itu akan berlaku untuk April 2020. Meski demikian pihaknya secara resmi belum mendapatkan surat edaran, baru hanya menyimak dari penyampaian Presiden RI saat berpidato.

“Sekarang mungkin per bulan April. Surat Edaran belum kita terima, tetapi kan Presiden sudah Pidato sudah menyampaikan bahwa yang terkait dengan kebijakan untuk pembayaran cicilan atau angsuran yang berkaitan dengan UMKM itu kan sementara diberikan keringanan tidak membayar. Artinya selama krisis kita itu. Jokowi memberikan kebijakan seperti itu. Hanya saja ibu sudah tahu. Hanya saja belum menerima Surat Edarannya, tapi perbankan juga sudah tahu,” jelas dia.

Baca Juga  Akhir November rencananya Pasar Sandang Sumedang segera dibuka

Bahkan dikatakan Diah, pihaknya pun telah mendapatkan informasi dari Direktur bjb Sumedang yang memang akan melaksanakan imbauan tersebut.

“Kemarin Direktur bjb Sudah meyampaikan hanya berlaku untuk para pelaku usaha, termasuk leasing juga. Leasing juga diberikan kebijakan, jadi kita tidak bayar untuk cicilan angsuran. Hanya saya belum memegang surat edarnnya. Perbulan April tidak bayar dulu, tidak mengansur dulu. Mungkin semua, dana KUR yang berkaitan dengan BRI, BRI Syariah, hampir sarua. Karena ini kan imbauan langsung dari Presiden,” pungkas dia. *IWAN RAHMAT*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Program Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan, Sukses Tapi …

Pilihan Redaksi

Kapolres Sumedang-Ketua FPI Jabar Bertemu Sepakat Jaga Kondusifitas Keamanan

DAERAH

Honda Accor 86 Terbakar di Tomo, Sumedang

KABAR DARI GEDUNG NEGARA

BAPPPPEDA Sumedang Gelar Acara Konsultasi Public RKPD

Pilihan Redaksi

Sekda Zaenal Alimin ajak ASN renungi makna Pancasila yang sesungguhnya
Epriyanto Kasmuri selaku perwakilan PT Kaldu Sari Nabati Indonesia saat menyerahkan secara simbolis bantuan berupa wafer dan biskuit untuk masyarakat Sumedang ke Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir di Posko Gugus Tugas Covid-19 Pendopo IPP. Sabtu, 6 Juni 2020.

Pilihan Redaksi

Sumedang Dapat Sumbangan 32 Ribu Wafer dan Biskuit

Pilihan Redaksi

Mr X Berhasil Nipu Bandar Kayu Tapi Motornya Malah jadi Barbuk
Deden Yayan Rusyanto selaku Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang saat memberikan keterangan pers pada SUMEDANGONLINE. Kamis, 16 Juli 2020.

Pilihan Redaksi

Banyak Balon Ketua Pada Musda Golkar Sumedang, Deden Menilai Bagus