Jokowi Beri Kebijakan Penangguhan Cicilan, Ini Kata UMKM di Sumedang

Ketua Umum Asosiasi UMKM Kabupaten Sumedang, Titus Diah, saat memberikan sosialisasi berkaitan dengan virus Corona (Covid - 19) kepada para pelaku usaha di Desa Citaleus, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang.

SUMEDANG.ONLINE, BUAHDUA – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumedang menyambut baik kebijakan Presiden RI Joko Widodo yang memberikan kebijakan untuk menunda cicilan dan penurunan bunga kredit bagi pelaku UMKM, Usaha Kecil, Tukang Ojek, Sopir Taksi dan Nelayan.

“Ya alhamdulillah, kan merasa diringankan beban. Karena usaha mereka jadi melemah. Kan penghasilannya juga tidak maksimal. Terus produksi, ada yang sama sekali tidak produksi. Karena pasarnya juga tidak ada. UMKM merasa terbantu dengan kebijakan Pak Jokowi ini,” ujar Titus Diah selaku Ketua Umum Asosiasi UMKM Kabupaten Sumedang saat dihubungi SUMEDANG ONLINE, Rabu, 25 Maret 2020.

Baca Juga  PPKM Darurat Diperpanjang, Gubernur: Akan Ada Pembagian Bantuan Sosial

Kemungkinan sebut dia, kebijakan penundaan cicilan itu akan berlaku untuk April 2020. Meski demikian pihaknya secara resmi belum mendapatkan surat edaran, baru hanya menyimak dari penyampaian Presiden RI saat berpidato.

“Sekarang mungkin per bulan April. Surat Edaran belum kita terima, tetapi kan Presiden sudah Pidato sudah menyampaikan bahwa yang terkait dengan kebijakan untuk pembayaran cicilan atau angsuran yang berkaitan dengan UMKM itu kan sementara diberikan keringanan tidak membayar. Artinya selama krisis kita itu. Jokowi memberikan kebijakan seperti itu. Hanya saja ibu sudah tahu. Hanya saja belum menerima Surat Edarannya, tapi perbankan juga sudah tahu,” jelas dia.

Baca Juga  Belajar dari Rumah Menurut Siswa Dirasa Kurang Efektif, Tanggapan Wakasek Kurikulum

Bahkan dikatakan Diah, pihaknya pun telah mendapatkan informasi dari Direktur bjb Sumedang yang memang akan melaksanakan imbauan tersebut.

“Kemarin Direktur bjb Sudah meyampaikan hanya berlaku untuk para pelaku usaha, termasuk leasing juga. Leasing juga diberikan kebijakan, jadi kita tidak bayar untuk cicilan angsuran. Hanya saya belum memegang surat edarnnya. Perbulan April tidak bayar dulu, tidak mengansur dulu. Mungkin semua, dana KUR yang berkaitan dengan BRI, BRI Syariah, hampir sarua. Karena ini kan imbauan langsung dari Presiden,” pungkas dia. *IWAN RAHMAT*

REPORTER
: Admin
EDITOR
: Admin
CREDIT FOTO
:
TERBIT
:

Tinggalkan Balasan