Home / Nasional

Jumat, 10 April 2020 - 21:15 WIB

Pemerintah Tambah Jumlah Penerima dan Besaran Kartu Sembako

Kartu Sembako Murah

KARTU SEMBAKO MURAH KARTU SEMBAKO MURAH: Kartu Sembako Murah


SUMEDANG.ONLINE, JAKARTA – Pemerintah menambah bantuan sosial (bansos) berupa Program Kartu Sembako untuk masyarakat lapis bawah yang terkena dampak ekonomi akibat Virus Korona (Covid-19). Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Anggaran (DJA) Askolani, pada Rabu (8/4) di Jakarta, dalam video conference bersama Direktur Jenderal Perbendaharaan (Dirjen Perbendaharaan) Andin Hadiyanto dan Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan (Dirjen PK) Prima Astera tentang bantuan sosial.

Askolani menyampaikan bahwa Program Kartu Sembako dialokasikan untuk 20 juta penerima meningkat dari sebelumnya untuk 15,2 juta penerima existing dengan besaran Rp150 ribu/bulan (Januari-Februari).

Ia menambahkan bahwa saat ini, ada penambahan 4,8 juta penerima tambahan dengan besaran Rp200 ribu/bulan mulai Maret-Desember 2020 sehingga dengan penambahan ini, total anggaran sebesar Rp43,6 triliun dari sebelumnya Rp28,08 triliun.

Baca Juga  Jabar Targetkan 300 ribu Pengetesan COVID-19

“Program Kartu Sembako akan ada tambahan manfaat kepada 15,2 juta penerima kartu sembako sebesar Rp50.000 perbulan. Dari 150.000 menjadi Rp200.000 per bulan untuk 6 bulan. Kemudian, kebijakan ini di-expand pemerintah bukan hanya 6 bulan tetapi menjadi 9 bulan,” kata Dirjen Anggaran seperti dilansir laman resmi Sekretariat Kabinet yang dipublikasikan 10 April 2020.

Artinya, Askolani menjelaskan bahwa sampai dengan penghujung tahun 2020 diberikan manfaat tambahan menjadi Rp200.000.

Baca Juga  [PRAY FOR NTB] Sutopo: Masih Ada Korban Tertimpa Puing Masjid, Evakuasi Manual

”Itu untuk 15,2 juta penerima manfaat yang kemudian ditambahkan lagi 4,8 juta penerima manfaat tambahan sehingga total penerima manfaat menjadi 20 juta keluarga yang akan mendapatkan manfaat sampai dengan bulan Desember 2020,” kata Dirjen Anggaran.

Dirjen Perbendaharaan Andin Hadiyanto menambahkan, bantuan tersebut disalurkan secara non tunai dengan menggunakan sistem perbankan. Ia harapkan, bantuan ini dapat digunakan untuk memperoleh kebutuhan pokok yang bernutrisi.

”Bantuan ini akan bisa meng-cover sampai 25% kebutuhan pokok masyarakat golongan menengah ke bawah,” harap Dirjen Anggaran. (Humas Kemenkeu/EN)

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil dalam acara peluncuran pemusnah sampah ramah lingkungan "Stungta" di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (3/9/20).

Nasional

Jabar Dukung Inovasi Pengendalian Lingkungan Hidup

Nasional

Aher, luncurkan buku profil Jawa Barat: Tanah Legenda

Nasional

WCI dan Ponpes Nurul Ikhsan Garut Gelar Khitanan Massal

Nasional

Tunjangan Jabatan Fungsional Rescuer Rp 450.000 – Rp 1,035.000

Nasional

Mendes PDTT: Kinerja Pendamping Desa Dievaluasi tiap 6 Bulan Sekali

Nasional

10.49 Terjadi Longsor Susulan di Puncak, Proses Evakuasi Sedang Berlangsung
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar saat memimpin rapat Rapat Virtual Percepatan Realisasi Bantuan Sosial Provinsi Jawa Timur, seperti dilansir laman resmi Kemndes PDTT. Kamis, 22 Juli 2021.

Nasional

Mendes PDTT Minta Kades dan Relawan Pantau Warga Terdampak Covid-19

Nasional

Penyelesaian Honorer K2, Pemerintah Empati Tapi Terbentur Aturan dan Anggaran