Home / SUMEDANG

Kamis, 9 April 2020 - 15:12 WIB

Solusi Bank Emok, Warga Jatihurip Sumedang DimintaBeralih ke UPDB

Kepala Desa Jatuhurip Deden mengimbau warganya untuk tak memakai jasa bank emok untuk keperluan keuangan. Dia menyarankan untuk dapat memanfaatkan Unit Pengelola Dana Bergulir (UPDB) di Kecamatan Sumedang Utara.

KEPALA DESA JATUHURIP DEDEN MENGIMBAU WARGANYA UNTUK TAK MEMAKAI JASA BANK EMOK UNTUK KEPERLUAN KEUANGAN. DIA MENYARANKAN UNTUK DAPAT MEMANFAATKAN UNIT PENGELOLA DANA BERGULIR (UPDB) DI KECAMATAN SUMEDANG UTARA. KEPALA DESA JATUHURIP DEDEN MENGIMBAU WARGANYA UNTUK TAK MEMAKAI JASA BANK EMOK UNTUK KEPERLUAN KEUANGAN. DIA MENYARANKAN UNTUK DAPAT MEMANFAATKAN UNIT PENGELOLA DANA BERGULIR (UPDB) DI KECAMATAN SUMEDANG UTARA.: Kepala Desa Jatuhurip Deden mengimbau warganya untuk tak memakai jasa bank emok untuk keperluan keuangan. Dia menyarankan untuk dapat memanfaatkan Unit Pengelola Dana Bergulir (UPDB) di Kecamatan Sumedang Utara.


SUMEDANG.ONLINE, SUMUT – Kepala Desa Jatuhurip Deden mengimbau warganya untuk tak memakai jasa bank emok untuk keperluan keuangan. Dia menyarankan untuk dapat memanfaatkan Unit Pengelola Dana Bergulir (UPDB) di Kecamatan Sumedang Utara.

“Untuk mengantisipasi bank-bank yang illegal. Seperti katanya bank emok ataupun sejenisnya untuk itu kami mengimbau untuk beralih pinjamannya ke UPDB, UPDB Kecamatan Sumedang Utara. Karena UPDB lembaga keuangan yang cara pengembaliannya satu bulan. Kalau bank-bank lain katanya ada yang mingguan, dua mingguan, saya rasa itu sangat berat. Makanya saya imbau, khususnya warga Desa Jatihurip supaya beralih dari bank-bank yang illegal ke bank atau lembaga keuangan yang meringankan,” tandas Deden pada SUMEDANG ONLINE di ruang kerjanya, Kamis, 9 April.

Baca Juga  Kurang Ruh, Kirab Panji Sumedang Larang Minim Peminat

Hal itu dikatakan Deden usai menerima keluhan dari para pedagang, salahsatunya penjual gorengan yang omsetnya turun drastis pasca adanya wabah pandemik Covid-19. Salahsatunya seperti dialami oleh Sumiati, warga Perum Jatihurip dia kesehariannya berjualan door to door.

“Saat ini datang ke desa karena ada info bantuan untuk usaha mikro, dan ternyata benar informasi. Dan nantinya apabila cair akan saya gunakan untuk modal usaha pas bulan Ramadan. Karena penjualan saat ini semakin anjlok, sehingga bahan pun saya kurangi. Sementara untuk jualan gorengan masih ada pembeli. Harapan saya, wabah ini segera berakhir agar perekonomian kembali normat,” tandasnya. *IWAN RAHMAT*

Baca Juga  Rumah Suryana di Pamulihan Sumedang Ludes Terbakar
Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sumedang, drg. H. Rahmat Juliadi, M.H. Kes.

Pilihan Redaksi

Komisi III Ingatkan Pemerintah Sumedang Kontrol Penyemprotan Disinfektan dan APD Faskes

Pilihan Redaksi

Ini yang disalurkan Netizen Sumedang pada Korban Pergerakan Tanah Cimanintin
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil saat meninjau lokasi tanah longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Minggu (10/1/2021).

Pilihan Redaksi

Ridwan Kamil Tinjau Lokasi Tanah Longsor di Sumedang
Pengawas Program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Desa Serang, Kecamatan Cimalaka, Wahyu Joker

SUMEDANG

Pengawas BPNT: Kini KPM Mengaku Puas
Dony Ahmad Munir saat Rapat Koordinasi Evaluasi Adaptasi Kebisaan Baru dan Pelaksanaan Peraturan Bupati Nomor 74 Tahun 2020 tentang Penanganan Sanksi Administratif Terhadap Pelanggaran Tertib Kesehatan Dalam Pelaksanaan AKB di Kabupaten Sumedang di Posko Gugus Tugas Pendopo Induk Pemerintahan Pusat. Jumat, 7 Agustus 2020.

Pilihan Redaksi

Masuk Zona Kuning, Bupati Sumedang Ingatkan Covid Masih Ada

Pilihan Redaksi

Jelang Malam Tahun Baru, Satnarkoba razia ratusan Miras

Pilihan Redaksi

Salat Jumat di Darmaraja, Wagub Ajak Warga Perkuat Fondasi Bangun Jabar
Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir saat melakukan jumpa pers berkaitan dengan perkembangan terkini Covid 19 di Kabupaten Sumedang, Selasa, 31 Maret 2020.

Pilihan Redaksi

Bupati Sumedang Minta Tujuh Tempat Karaoke Ditutup