Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Rabu, 1 April 2020 - 11:50 WIB

Teleconference Komisi 1 DPRD Sumedang, Bahas DD dan ADD yang Belum Cair

Ketua Komisi I DPRD Sumedang, Asep Kurnia, saat melakukan teleconfrence dengan anggota Komisi I DPRD Sumedang, Rabu, 1 April 2020.

KETUA KOMISI I DPRD SUMEDANG, ASEP KURNIA, SAAT MELAKUKAN TELECONFRENCE DENGAN ANGGOTA KOMISI I DPRD SUMEDANG, RABU, 1 APRIL 2020. KETUA KOMISI I DPRD SUMEDANG, ASEP KURNIA, SAAT MELAKUKAN TELECONFRENCE DENGAN ANGGOTA KOMISI I DPRD SUMEDANG, RABU, 1 APRIL 2020.: Ketua Komisi I DPRD Sumedang, Asep Kurnia, saat melakukan teleconfrence dengan anggota Komisi I DPRD Sumedang, Rabu, 1 April 2020.


SUMEDANG.ONLINE, DPRD – Komisi I DPRD Sumedang menerima berbagai keluhan dari para kepala desa, adanya Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD) yang belum cair. Padahal menurut Ketua Komisi I DPRD Sumedang, Asep Kurnia, DD dan ADD harus secepatnya diturunkan.

“Karena menurut hemat saya Dana Desa itu juga harus segera diturunkan, baik DD maupun ADD karena menyangkut tenaga desa itu sangat dibutuhkan dalam kondisi seperti ini,” ujar Asep Kurnia saat melakukan teleconference dengan Anggota Komisi I DPRD Sumedang, Rabu, 1 April 2020.

Menanggapi hal ini Wakil Ketua DPRD Sumedang, H. Ilmawan Muhamad, meminta agar Komisi I dapat melakukan crosscek ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), berkaitan dengan kendala yang dihadapi Desa dalam proses pencairan tersebut.

Baca Juga  Wabup Kecewa Terhadap Kinerja PDAM Sumedang

“Apakah permasalahannya karena Desa belum mengajukan atau sudah mengajukan. Mungkin bisa dicek oleh Pak Ketua atau rekan-rekan yang lain ke DPMD, kira-kira jumlah yang diusulkan sampai saat ini tiap desa. Yang sudah keluar berapa, yang sudah mengusulkan tapi belum cair berapa, dan berapa jumlah desa yang belum mengusulkan. Ini jangan sampai kita mendesak pemerintah untuk segera mencairkan, tapi ternyata di desanya juga belum mengusulkan pencairan, jangan sampai seperti itu. Mohon nanti di tracking desa-desa yang mungkin belum mengusulkan supaya bisa diguide oleh pihak DPMD supaya mengajukan pencairan,” ujar Ilmawan.

Baca Juga  PSBB, Camat Terjun Langsung, Bersama Wakil Rakyat Awasi Batas Cibugel-Garut

Menurut Asep, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan DPMD. Meski demikian, menurut informasi yang dia terima, memang ada sedikit hambatan setelah pihaknya melakukan monitoring lapangan dengan APDESI.

“Hambatannya terkait harus ada syarat RAPBDes. Nah, mereka itu untuk membahas RAPBDes agak kesulitan karena ada pelarangan pertemuan-pertemuan itu. Kemarin saya sampaikan kalau itu dianggap susah, tidak berjalan. Bisa menggunakan RAPBDes terdahulu. Tapi kita minta DPMD mencari solusinya. Dan alhamdulillah informasinya kemarin sudah diundang beberapa kepala desa untuk berdiskusi terkait percepatan pencairan DD dan ADD, nanti saya koordinasi lagi,” tandasnya. *FITRI*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

SUMEDANG

Aher: Musrenbang Tonggak Awal Perencanaan

Pilihan Redaksi

Jumlah Penziarah ke Makam Gunung Puyuh Sumedang Turun Drastis
Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Rudy Sufahriadi, memimpin langsung pelaksanaan donor darah yang dilaksanakan di Mako Sat Brimob Polda Jabar di Cikeruh Sumedang, Kamis, 9 April 2020.

SUMEDANG

Stock Darah Menipis Polda Jabar Gelar Donor Darah
Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Sumedang, H. Mulya Suryadi saat berfoto bersama dengan pimpinan SMK Informatika Sumedang pada acara pelepasan siswa kelas 12 Jurusan Multimedia dan RPL di Aula SMK Informatika Sumedang. Senin, 29 Juni 2020.

SUMEDANG

Tren Tempat Wisata Dadakan di Sumedang, Ute Minta Disbupar Segera Inventarisir

Pilihan Redaksi

Ini Empat kandidat yang direkomendasikan partai Golkar Sumedang

Pilihan Redaksi

Ada Pelarangan Sementara, Penyelenggara Umrah di Sumedang Masih Tunggu Negosiasi Pemerintah

KABAR DARI GEDUNG NEGARA

Selamat, Enam Ratus CPNS Dikukuhkan Jadi PNS

Pilihan Redaksi

Terbukti Pakai Mahar Politik, Paslon Bisa Didiskualifikasi