Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Jumat, 8 Mei 2020 - 21:01 WIB

Dalam Sehari Empat Warga Sumedang Wafat

PETUGAS saat akan mengevakuasi DD yang ditemukan pingsan di depan PDAM Sumedang Selatan. Jumat, 8 Mei 2020.

PETUGAS SAAT AKAN MENGEVAKUASI DD YANG DITEMUKAN PINGSAN DI DEPAN PDAM SUMEDANG SELATAN. JUMAT, 8 MEI 2020. PETUGAS SAAT AKAN MENGEVAKUASI DD YANG DITEMUKAN PINGSAN DI DEPAN PDAM SUMEDANG SELATAN. JUMAT, 8 MEI 2020.: PETUGAS saat akan mengevakuasi DD yang ditemukan pingsan di depan PDAM Sumedang Selatan. Jumat, 8 Mei 2020.


SUMEDANG Innaa lillaahi wa innaa ilaihi Rojiun. Empat warga Sumedang dalam sehari berpulang ke Rahmatullah. Mereka adalah, O (52), DD (71), MR (64), AK (48). Dari ke-empat orang tersebut setelah dilakukan rapid test, dua diantaranya menunjukkan reaktif atau terindikasi covid-19 namun belum tentu positif.

Dr. Iwa Kuswaeri, selaku Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang menyebutkan O yang berdomisili di Tanjungkerta meninggal di RSUD Sumedang sekira pukul 04:35 WIB, karena sakit jantung dengan riwayat sejak 4 tahun lalu.

”Hasil rapid rest, reaktif. Atau terindikasi covid-19, namun belum tentu positif. Jenazah telah dikebumikan di Tanjungkerta dengan tetap menggunakan protokol kesehatan,” ujar Iwa dalam keterangan persnya.

Kemudian, DD, warga Sumedang Selatan wafat sekira pukul 10.30 WIB di RSUD Sumedang dalam perawatan di IGD pasca ditemukan pingsan di depan PDAM Sumedang Selatan.

Baca Juga  Akur paling diidolakan kalangan muda

”DD diduga menderita penyakit Jantung. Setelah dilakukan rapid test hasilnya negatif.  Sehingga jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dilakukan pemulasaraan dan pemakaman sebagaimana layaknya,” imbuhnya.

Selanjutnya, MR berjenis kelamin perempuan warga Sumedang Selatan. MR meninggal sekira pukul 17.44 WIB di Depan Kantor Kelurahan Kota Kaler, Sumedang Utara. Dikatakan Iwa, berdasarkan keterangan dari Camat Sumedang Utara, almarhumah ditemukan pingsan di trotoar depan Kantor Kelurahan Kota Kaler. Almarhumah, dibawa ke RSUD oleh Tim SatpolPP dan dilakukan pemeriksaan oleh Dokter RSUD.

”Almarhumah, diduga menderita penyakit Jantung. Setelah dilakukan rapid test hasilnya  Negatif. Sehingga jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dilakukan pemulasaraan dan pemakaman sebagaimana layaknya,” jelasnya.

Baca Juga  Berkedok Warkop, Warung di Wado Ini Malah Jual Miras dan Ada PL

Terakhir AK, warga Cimanggung. Meninggal sekira pukul 19.30 WIB di RSUD Sumedang. Almarhum mengeluh sakit stroke. Dan setelah dilakukan rapid tes hasilnya reaktif. Almarhum masuk RSUD tanggal, 7 Mei 2020, pukul 13:00 WIB,

”Almarhum, akan dikebumikan dengan menggunakan protokol Covid-19 oleh Tim RSUD Sumedang, dan akan di bantu pengamanananya oleh Satuan Kepolisian dan TNI serta Satpol PP Kabupaten Sumedang. Kepada Masyarakat diharapkan tidak adaPenolakan Jezanah, dan mari Doakan Alm  diterima Iman Islamnya di terima Amal Sholehnya, diampuni dosanya, serta Husnul Khotimah. Demikian Kami sampaikan, agar masyarakat lebih berhati-hati lagi.  Kami berharap, masyarakat agar tetap waspada, diam di rumah jika tidak ada kepentingan yang mendesak, selama PSBB ini,” pungkas dia. *IWAN RAHMAT*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Nasional

Maruarar Sirait Tak Masuk Pengurus DPP PDIP, Sabam: Itu Hal Biasa

KABAR DARI GEDUNG NEGARA

Waspadai Munculnya Konflik Sosial pada Peringatan HUT RI
Kepala SMAN 1 Sumedang Dadang Kusmara secara simbolis memberikan bantuan kepada perwakilan yayasan di sela puncak HUT ke-62 SMAN 1 Sumedang, Sabtu 17 Oktober 2020.

PENDIDIKAN

Puncak HUT ke-62, SMAN 1 Sumedang Salurkan Donasi ke Panti Asuhan
Camat Paseh Beni Satriaji didampingi Kapolsek, Danpos Koramil Paseh, Apdesi Kecamatan Paseh dan Staf Kecamatan Paseh serta Perwakilan Perangkat Desa saat menyerahkan bantuan kepada Kepala Desa Cihanjuang Yuyus Y di Kantor Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung. Rabu, 20 Januari 2021.

SUMEDANG

Warga Paseh, Salurkan Donasi Bagi Korban Longsor Cimanggung

SUMEDANG

Wawasan kebangsaan di SD minim siswa

SUMEDANG

Lalin Sumedang-Wado, Buka Tutup

Pilihan Redaksi

[TMMD-100] TNI sulap jembatan Cijotang, lebih aman
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bertindak tegas dan tidak pandang bulu. Mereka berhasil memberikan teguran sekaligus meminta untuk menghentikan kegiatan yang diduga melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan mensetop kegiatan golf dan hotel di Bandung Giri Gahana (BGG) Golf and Resort. Senin, 27 April 2020.

Pilihan Redaksi

Bandel, Satpol PP Tegas BGG Diminta Setop Kegiatan Golf dan Hotel