Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Minggu, 24 Mei 2020 - 22:52 WIB

Warga Sumedang Lebih Memilih Salat Ied di Rumah

Keluarga Besar Kiki Hakiki lebih memilih melaksanakan salat Idul Fitri di rumah seperti imbauan Pemerintah Kabupaten Sumedang.

KELUARGA BESAR KIKI HAKIKI LEBIH MEMILIH MELAKSANAKAN SALAT IDUL FITRI DI RUMAH SEPERTI IMBAUAN PEMERINTAH KABUPATEN SUMEDANG. KELUARGA BESAR KIKI HAKIKI LEBIH MEMILIH MELAKSANAKAN SALAT IDUL FITRI DI RUMAH SEPERTI IMBAUAN PEMERINTAH KABUPATEN SUMEDANG.: Keluarga Besar Kiki Hakiki lebih memilih melaksanakan salat Idul Fitri di rumah seperti imbauan Pemerintah Kabupaten Sumedang.


SUMEDANG – Seperti diimbau Pemerintah Kabupaten Sumedang, tidak sedikit warga Sumedang yang melaksanakan salat sunat Idul Fitri di rumah.

Seperti dilakukan Kasi Sosial Kecamatan Sumedang Selatan, H. Kiki Hakiki, S.Ag,.M.M., dia bersama keluarganya melaksanakan salat Idul Fitri di rumahnya di Dusun Nangkod, Desa Sukagalih.

“Saya memilih berjamaah bersama keluarga di rumah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona dan melaksanakan instruksi Bupati Sumedang,” ungkap Kiki pada SUMEDANG ONLINE. Ahad, 24 Mei 2020.

Meski dilaksanakan di rumah, namun pihaknya juga mengisi salat sunat Idul Fitri dengan Khutbah Idul Fitri yang disampaikan langsung dirinya pada jamaah. Baru setelah itu silaturahmi dengan keluarga terdekat.

Baca Juga  Nasib OTD Jatigede, bertahan hidup dari jual bata bekas, siapa tanggung jawab?

“Pelaksanaannnya tetap memperhatikan protokol kesehatan. Berdasarkan pemantauan, tidak ada pelaksanaan sholat idul fitri di lapang atau mesjid di desa Sukagalih Kecamatan Sumedang Selatan,” imbuhnya.

Hal sama juga dilakukan Keluarga Kecil Kabid Paud Dikmas Edih Martin, S.Pd.,M.M. mereka melaksanakan salat Idul Fitri di rumah bersama Keluarga Anak Cucu dan Menantu, dimulai pulul 07.15 dengan diawali penjelasan tatacara salat Idul Fitri.

Baca Juga  [PORDA XIII]Ini Jadwal Pertandingan Hari Jumat 5 Oktober 2018

“Kemudian Khutbah Idul Fitri yang mengutamakan pentingnya Zakat dan shodaqoh sebagai Implementasi dari Sholat dan Puasa di bulan Ramadan. Dan yang paling pnting kebiasaan ibadah yang dilakukan selama sebulan dari salat Sunah Terawih, Tadarus Quran, berbagi rizki dengan saudara dekat yang kurang beruntung juga dengan orang lain harus tetap dilakukan dengan ikhlas selama 11 bulan ke depan,” jelasnya.*IWAN RAHMAT*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Panwas waspadai Jatinangor sebagai salahsatu pusat titik rawan Pilkada 2018
Sebanyak 206 dari 300 warga Kelurahan Kotakaler, Kecamatan Sumedang Utara yang diusulkan mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT), menerima bantuan senilai Rp 600 ribu. Pemberian bantuan di pusatkan di Kantor Kelurahan Kotakaler, Selasa, 19 Mei 2020.

SUMEDANG

206 Warga Kotakaler Sumedang Menerima BLT dari Kemensos

Pilihan Redaksi

Jelang Pemilu 2019, Warga Baginda Siap Dukung Polri Jaga Kamtibmas

PENDIDIKAN

Jadi Pillot Project Kopi, SMK PPN Merasa Bernostalgia
KWT Gemilang Desa Cibeureum Kulon Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang mendapat bantun alat produksi setelah mereka menciptakan alat pengering abon dari mesin cuci.

SUMEDANG

Unik, KWT Gemilang Buat Pengering Abon dari Mesin Cuci

DAERAH

Dewan Apresiasi Paguyuban Himbar Buana
Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum meninjau kesiapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Pondok Pesantren Al Falahiyyah, Desa Cikoneng, Kecamatan Ganeas, Kabupaten Sumedang. Rabu 17 Juni 2020.

Pilihan Redaksi

Kalangan Pesantren Dukung Kepgub Revisi, Wagub: Aktivitas Pesantren Dilakukan Hati-hati

Pilihan Redaksi

Polisi Amankan Dua Lelaki Pembawa Sabu di SPBU Paseh