Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Selasa, 2 Juni 2020 - 17:34 WIB

NIK Tak Valid Saat Sensus Online, Disdukcapil Sumedang: Harus Dikonsolidasi Manual

Layanan Kependudukan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumedang.

LAYANAN KEPENDUDUKAN DI KANTOR DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SUMEDANG. LAYANAN KEPENDUDUKAN DI KANTOR DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SUMEDANG.: Layanan Kependudukan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumedang.


SUMEDANG — Banyak aduan dari masyarakat Sumedang yang gagal menginput saat akan mengisi Sensus Penduduk secara Online. Menanggapi hal ini dikatakan A. Beni Triyadie selaku Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumedang, bahwa memang saat ini banyak data kependudukan secara online menggunakan validasi Nomor Induk Kependudukan dan Kartu Keluarga.

“Prinsipnya, mekanisme dari pelayanan online tersebut. Mereka akan memverifikasi antara dokumen yang diupload oleh penduduk yang berasal dari dokumen KK dan KTP kemudian disandingkan, atau dicrosschek ke database kependudukan pusat atau warehouse,” ujar Beni.

Baca Juga  Sumedang Masuk Era Adaptasi Kebiasaan Baru (New Normal)

Lebih lanjut dia menjelaskan, tak terupdatenya data di database warehouse (dwh) pusat itu lantaran data yang digunakan merupakan database yang enam bulan ke belakang, sehingga tingga real update.

“Itu data, warehouse ini mengakses data ke database kependudukan setiap enam bulan sekali. Jadi kalau sekarang yang mereka akses itu keadaan semester dua 2019. Otomtisperubahan dari tanggal 1 Januari sampai hari ini misalkan. Misalkan tanggal 2 Juni. Perubahan dokumen melalui pelayanan langsung di sini itu belum terakses ke dwh,” imbhunya.

Karena itu sebut Beni, perlu dilakukan konsolidasi manual yang dapat dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumedang. Selama Pandemi Coronavirus Disease 2019 ini lanjut dia, layananan konsolidiasi dilakukan secara online maupun langsung dengan mendatangi kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumedang. Permasalahan Konsolidasi atau Update/Aktivasi Data Kependudukan juga bisa melalui pesan WhatsApp melalui nomor 08112446204.

Baca Juga  Wabup Janji Akan Bangun Lapang Sepakbola di Mandalaherang

“Oleh karena itu solusinya kita lakukan apa yang namanya konsolidasi manual. Artinya kita mencoba mengirimkan data tersebut ke secara langsung hasil pelayanan tim di sini ke data pusat. Nanti data pusat akan mengirimkan manual juga ke dwh,” pungkas dia. IWAN RAHMAT

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Anggota Fraksi PKS DPRD Sumedang, Drg Rahmat Juliadi dalam rapat paripurna penyampaian Raperda di ruang Paripurna DPRD Sumedang, Jumat (23/10).

SUMEDANG

F-PKS Pertanyakan Raperda Kampung Makmur dan Kawasan Perkotaan Jatinangor

Pilihan Redaksi

Kasih Kode Empat, Dari Madinah Sidik Jafar Doakan Masyarakat Sumedang

SUMEDANG

Bantuan untuk membantu korban bencana terus mengalir
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang Asep Sudrajat

BISNIS

Kantor Disnakertrans Sumedang Kembali ‘Diserbu’ Calon Naker Anyar
Gubernur Jabar Ridwan Kamil memimpin rakor bersama Forkopimda Jabar terkait perkembangan pandemi Covid-19, di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Senin 12 Oktober 2020.

Pilihan Redaksi

Kabar Baik, Dalam Sepekan Jumlah Zona Merah di Jabar Menurun

BISNIS

Dony: Kewirausahaan PMII Unsap Harus Berdampak Positif

SUMEDANG

Berbuat Cabul, Guru Ngaji Terancam 15 Tahun Penjara

OLAHRAGA

SSB Propelat Jatinangor Raih Juara 3