Menu

Mode Gelap

Pilihan Redaksi · 11 Sep 2020 21:32 WIB ·

Wabup Sampaikan Jawaban Bupati Atas Pandangan Umum Fraksi di DPRD

REPORTER: IWAN RAHMAT | EDITOR: USEP ADIWIHANDA

Suasana rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumedang terkait jawaban bupati atas  pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Sumedang mengenai Raperda tentang perubahan APBD Tahun Anggaran 2020.

IWAN RAHMAT/SUMEDANGONLINE PARIPURNA: Suasana rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumedang terkait jawaban bupati atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Sumedang mengenai Raperda tentang perubahan APBD Tahun Anggaran 2020.

SUMEDANG, SO – Wakil Bupati Sumedang, Erwan Setiawan menyampaikan jawaban bupati atas  pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Sumedang, mengenai Raperda tentang perubahan APBD Tahun Anggaran 2020, di Ruang Rapat sumedangonline.com/tag/paripurna-dprd/">Paripurna DPRD Kabupaten Sumedang, Jumat 11 September 2020.

Dimana pada Kamis 10 September 2020 kemarin, ada tujuh pandangan umum fraksi yang disampaikan pada rapat paripurna. Di antaranya dari Fraksi Golkar, PAN, PDI Perjuangan, Gerindra, PKS, PPP dan PKB.

Pada kesempatan itu, Wabup Erwan langsung menyampaikan jawaban bupati dari pandangan umum fraksi itu. Seperti adanya penurunan PAD Sumedang, yang mana tahun ini bersamaan dengan adanya pelaksanaan PSBB akibat Covid-19.

“Objek pajak tertentu dilakukan rileksasi. Namun pada pelaksanaan AKB ini, tengah dilakukan optimalisasi pada pajak daerah dan retribusi daerah, dengan teknoligi informasi untuk mencapai pajak dan retribusi,” ujarnya.

Pihaknya pun, kini tengah mendorong BUMD untuk meningkatkan pendapatan. Diantaranya Bank Sumedang yang sudah melampaui target pendapatan. Begitu juga PDAM yang kini telah diubah statusnya menjadi Perumda Tirta Medal, diharapkan menjadi evisien hingga mendapatkan laba.

Baca Juga  Ketahanan Pangan Kodim 0610 Menuai Hasil

Adanya peningkatan belanja daerah, kata Erwan, saat ini Pemkab Sumedang melakukan skema jaring pengaman sosial (JPS) berkenaan dengan pandemi covid-19. Begitu juga pemberdaraan ekonomi desa serta insentif UMKM dan koperasi.

“Berkaitan dengan pengawalan dan pengawasan dalam penggunaan anggaran penanggulangan covid-19, inspektorat telah dilibatkan untuk semua rangkaian kegiatan, atas pertanggungjawaban belanja tidak terduga dan kegiatan SKPD untuk penanggulangan covid-19,” tuturnya.

Berkaitan dengan adanya penurutan pendapatan dari proyeksi pendapatan daerah dan adaya peningkatan belanja daerah, Erwan pun memberi penjelasan. Dimana ada tambahan pendapatan transfer dari pemerintah pusat dan juga provinsi.

“Kemudian adanya alokasi belanja tidak disertai target peningatan kinerja, tetap dilakukan optimalisasi sumber daya yang bersumber dari pola pentahelix, akademik, bisnis, komuniti, goverment dan media. Serta disinergikan dengan dana transfer pusat dan provinsi,” jelasnya.

Baca Juga  Kampung Kaus Kaki Diluncurkan Bupati Sumedang

Terkait dengan penghematan belanja pegawai serta rencana pengangkatan P3K yang telah lulus seleksi. Untuk gajih P3K itu, masih teralokasikan anggarannya pada perubahan APBD tahun anggaran 2020.

Sementara, untuk proses peningkatan penyerapan anggaran, pihaknya tengan berupaya untuk mendorong peran pelaksanaan barang dan jasa. Kemudian untuk peningkatan anggaran belanja langsung, bersumber dari bantuan keuangan provinsi, dana BOS serta dana transfer pemerintah pusat yang telah ditentukan kegunaannya.

Untuk rincian belanja APBD terkait penanganan wabah covid-19 sekitar 50 persen yang terkena recofusing. Pengurangan belanja tersebut, berasal dari alokasi belanja barang dan jasa, belanja modal serta penyesuaian atau penghentian barang dan jasa untuk kegiatan yang dapat ditunda pelaksanaanya.

“Adapun hasil recofusing dan rasionalisasi belanja SKPD dimaksud, diprioritaskan untuk penanganan penanggulangan covid-19, untuk bidang kesehatan, dampak ekonomi dan penyediaan  jaring pengaman sosial,” tukasnya. ***

Facebook Comments Box
sumedangonline.com/2020/09/wabup-sampaikan-jawaban-bupati-atas-pandangan-umum-fraksi-di-dprd/" data-order-by="social" data-numposts="5" data-width="100%" style="display:block;">
Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

Disparbudpora dan DPMPTSP Sosialisai OSS ke Pengelola ODTW di Sumedang

27 Januari 2022 - 17:25 WIB

Sebanyak 25 pengelola object daya tarik wisata (ODTW) di Kabupaten Sumedang mendapat sosialisasi Online Single Submission (OSS). Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) dan DPMPTSP Kabupaten Sumedang di Objek Wisata Pangjugjugan Desa Cilembu Kecamatan Pamulihan. Kamis, 27 Januari 2021.

Truk Hilang Kendali Seruduk Kendaraan Lain di Kawasan Cimanggung

24 Januari 2022 - 22:43 WIB

Tabrakan beruntun terjadi di jalur Bandung-Garut tepatnya di kawasan Kecamatan Cimangung, Kabupaten Sumedang Jawa barat, sekira pukul 19.30. Senin, 24 Januari 2021.

Besok, Tol Cisumdawu Seksi 1 Mulai Dibuka

24 Januari 2022 - 22:32 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan Jalan Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan) Seksi 1 ruas Cileunyi-Pamulihan, Senin (24/1/022).

Satu Keluarga Tertimbun Longsor, Seorang Meninggal Dunia

22 Januari 2022 - 18:44 WIB

Satu keluarga tertimbun tanah saat longsor terjadi di Dusun Cukanggaleuh, Desa Cisurat, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Sabtu, 22 Januari 2022.

Diduga Rem Blong, Truk Angkut Pasir Seruduk Bangunan SDN Cibeureum 4

20 Januari 2022 - 17:29 WIB

Sebuah Truk Angkut Pasir diduga rem blong sehingga harus menimpa ke sebuah ruangan Sekolah Dasar Negeri Cibeureum 4 Desa Cibeureum kulon Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Resmikan Rumah Aman Simpati Adhyaksa di Kabupaten Sumedang

19 Januari 2022 - 21:40 WIB

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menerima Kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam rangka Peresmian "Rumah Aman Simpati Adhyaksa" di UPTD Balai Pelatihan Kerja Disnakertrans Kabupaten Sumedang. Rabu, 19 Januari 2022.
Trending di SUMEDANG