Empat Bus Tampomas Akan Segera Beroperasi di Sejumlah Trayek

Sejumlah anak berseragam pramuka bersiap menaiki salahsatu Bus Tampomas yang dimiliki Kabupaten Sumedang.
Sejumlah anak berseragam pramuka bersiap menaiki salahsatu Bus Tampomas yang dimiliki Kabupaten Sumedang.

KOTA, SUMEDANGONLINE — Kabupaten Sumedang, memiliki empat sumedangonline.com/tag/bus-tampomas/”>Bus Tampomas yang merupakan hibah dari Gubernur Jawa Barat, sumedangonline.com/tag/ridwan-kamil/”>Ridwan Kamil. Namun hingga saat ini, secara tertulis hibah bus itu belum juga diterima.

Meski begitu, untuk trayek sumedangonline.com/tag/bus-tampomas/”>Bus Tampomas ini, sudah dicoba dalam keputusan bupati. Termasuk untuk peluncuran dan kesiapan dimana saja bus ini akan beroperasi secara tetap. Seperti disampaikan Atang Sutarno, selaku Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang.

Baca Juga  Karangtaruna Cimarias Gelar Seminar Kepemudaan

“Pertama kita terima dua bus, dan kemudian pak RK memberikan dua bus lagi. Namun keputusan hibah dari gubernur, belum diterima. Maka kita menunggu dulu. Tapi agar masyarakat lebih tahu dulu, kita mencoba memasyarakatkan, bahwa tidak lama lagi, berdasarkan perintah dari pak bupati, mobil Tampomas akan segera bergulir,” katanya kepada SUMEDANGONLINE, Kamis 15 Oktober 2020.

Atang menuturkan, dari keempat sumedangonline.com/tag/bus-tampomas/”>Bus Tampomas ini, akan star dari Tolengas dan berakhir di kawasan Jatigede dan juga ke daerah Kecamatan Wado. Sementara untuk tarif, pihaknya belum bisa memastikan. Sebab kendaraan itu merupakan pelat merah. Sehingga pengelolaanya harus dilakukan pihak ketiga atau Organda.

Baca Juga  Tinggi Muka Air Jatigede Sumedang Sudah Tembus 256,5 mdpl

“Sesuai arahan pak bupati, dari Tolengs pemberangkatan, persinggahan pertama di Marongge (Kec.Tomo), yang kedua di daerah sekitar Jatigede dan ketiga berakhir di Panenjoan. Kemudian nanti menyusul adalah Sumedang-Wado,” tuturnya.

Baca Juga  Yu Jalan Jalan di Kampung Batik Cikandung Sumedang

“Masyarakat yang naik sumedangonline.com/tag/bus-tampomas/”>Bus Tampomas, di sana mereka bukan membayar, tapi mereka diberikan suatu layanan, mungkin prodak-prodak hasil dari daerah. Nah itu, mereka membayar untuk ini, bukan membayar ongkos, tetapi membyar makanan atau minuman yang dimakan selama naik bus,” tukasnya. ***

REPORTER
: IWAN RAHMAT
EDITOR
: Usep Adiwihanda
CREDIT FOTO
: IWAN RAHMAT/SUMEDANGONLINE
TERBIT
:

Tinggalkan Balasan