Nasional

Jasa Marga Bakal Sesuaikan Tarif Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road, Ini Rinciannya

Penulis: Fitriyani Gunawan | Editor: Fitriyani Gunawan
Jalan Tol Jakarta-Cikampek
Jalan Tol Jakarta-Cikampek | FOTO: Istimewa

JAKARTA – Jasa Marga dalam waktu dekat bakal menyesuaikan tarif untuk Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) I, Jalan Tol Akses Tanjung Priok (ATP), dan Jalan Tol Pondok Aren-Ulujami.

Melalui akun Twitter @PTJASAMARGA, Jasa Marga kembali menginformasikam kenaikan tarif tol. Menurut Jasa Marga, penyesuaian tarif bakal segera diberlakukan.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Dalam waktu dekat akan diberlakukan penyesuaian tarif jalan Tol JORR 1, jalan Tol ATP, dan Jalan Tol Pondok Aren-Ulujami,” tulis akun Jasa Marga, hari ini Sabtu (26/12/2020).

Baca Juga  Mendes PDTT Minta Kades dan Relawan Pantau Warga Terdampak Covid-19

Penyesuaian tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri PUPR No. 1522/KPTS/M/2020. Pemerintah serta Jasa Marga sebelumnya sudah mengumumkan tarif-tarif baru dari ketiga tol itu, mulai dari yang naik, turun, maupun tetap.

Melansir dari unggahan akun Twitter tersebut, berikut daftar tarif baru jalan Tol JORR I, jalan Tol ATP, dan jalan Tol Pondok Aren-Ulujami

Baca Juga  Gubernur Jawa Barat: Kualitas Air Sungai Citarum Meningkat

1. Ruas JORR Seksi W1, W2 Utara, W2 Selatan, S, E (Penjaringan-Rorotan), dan tol Akses Tanjung Priok (ATP).

– Golongan I semula Rp15.000 menjadi Rp16.000
– Golongan II semula Rp22.500 menjadi Rp23.500
– Golongan III semula Rp22.500 menjadi Rp23.500
– Golongan IV semula Rp30.000 menjadi Rp31.500
– Golongan V semula Rp30.000 menjadi Rp31.500

Baca Juga  Perekaman KTP-el ditarget tahun 2017 selesai

2. Ruas Pondok Aren-Ulujami (Segmen Bintaro Viaduct-Pondok Ranji)
– Golongan I tetap Rp3.000
– Golongan II tetap Rp4.500
– Golongan III tetap Rp4.500
– Golongan IV semula Rp6.000 menjadi Rp6.500
– Golongan V semula Rp6.000 menjadi Rp6.500

Hingga berita ini diturunkan masih belum dipastikan kapan penyesuaian tarif tersebut akan berlaku. Sebelumnya, pemerintah masih terus akan memantau kondisi masyarakat. ***PMJNEWS

Tinggalkan Balasan