Sumedang Berencana Beli Motor Listrik untuk Pengangkut Sampah

Angkutan sampah bertenaga listrik buatan China diproduksi perusahaan swasta di Jawa Tengah di ujicoba di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Sumedang. Rabu, 27 Januari 2021.
sumedangonline/iwan rahmat/SUMEDANGONLINE
Angkutan sampah bertenaga listrik buatan China diproduksi perusahaan swasta di Jawa Tengah di ujicoba di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Sumedang. Rabu, 27 Januari 2021.

DLHK – Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Sumedang berencana membeli kendaraan motor listrik buatan China yang diproduksi perusahaan swasta dari Jawa Tengah.

Alasan pembelian motor listrik tersebut, dikatakan Kepala Bidang Pengelolaan Sampah pada Kantor DLHK Kabupaten Sumedang Tatang Muchidin agar pihaknya menyediakan alat angkut yang ramah lingkungan.

“Dengan angkutan sampah berbasis tenaga listrik itu, akan lebih jauh mengurangi emisi gas buang. Sehingga tujuan kita, pemberdayaan sampah ramah lingkungan bisa tercapai,” ujar Tatang pada SUMEDANGONLINE di Kantor DLHK Kabupaten Sumedang. Rabu, 27 Januari 2021.

Selain itu sebut dia, secara ekonomis motor listrik lebih irit dari segi bahan bakar sehingga bisa menghemat biaya hingga 70 persen.

“Kalau kita hitung hitung perbandingan dari segi pembiayaan ternyata angkutan sampah bertenaga listrik ini bisa menghemat angaran sampai 70 persen. Hitungannya adalah kalau kita menggunakan angkutan berbahan minyak satu hari itu menghabiskan dan mengkomsumsi bahan bahan minyak pertamax sebanyak 2 liter. Semebtara kalau pakai listrik menurut perusahaan yang tadi memaparkan itu diperlukan 3 KwH saja,” imbuhnya.

Meski demikian, sebelum pihaknya memutuskan untuk membeli produk tersebut. DLHK akan melakukan ujicoba kendaraan tersebut selama satu bulan.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumedang Titus Diah menyebutkan pihaknya merespon positif keinginan DLHK Kabupaten Sumedang yang akan mengganti kendaraan dari bahan bakar menjadi tenaga listrik.

“Kami sangat merespon dan mengapresiasi serta mendorong kepada pemerintah karena ini adalah salah satu solusi (ramah lingkungan). Yang memang mudah mudahan bisa lebih baik untuk Sumedang,” pungkasnya. ***

Disclaimer: Iklan atau Konten dalam kotak ini bukan dibuat oleh Redaksi, tetapi pihak ke-tiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak