Home / SUMEDANG

Sabtu, 8 Mei 2021 - 19:54 WIB

Hari Ketiga Penyekatan Pemudik, Dandim 0610/Sumedang Kembali Tinjau Pos Penyekatan di Perbatasan

Dandim 0610/Sumedang, Letkol Inf Zaenal Mustofa, S.E.,M.Si saat berada di Pos Penyekatan Pemudik Cibuluh Kecamatan Ujungjaya, Sabtu 8 Mei 2021. (Foto: Pendim 0610/Sumedang)

DANDIM 0610/SUMEDANG, LETKOL INF ZAENAL MUSTOFA, S.E.,M.SI SAAT BERADA DI POS PENYEKATAN PEMUDIK CIBULUH KECAMATAN UJUNGJAYA, SABTU 8 MEI 2021. (FOTO: PENDIM 0610/SUMEDANG) WHATSAPP IMAGE 2021-05-08 AT 17.12.39: Dandim 0610/Sumedang, Letkol Inf Zaenal Mustofa, S.E.,M.Si saat berada di Pos Penyekatan Pemudik Cibuluh Kecamatan Ujungjaya, Sabtu 8 Mei 2021. (Foto: Pendim 0610/Sumedang)


SUMEDANGONLINE.COM, UJUNGJAYA – Hari ketiga pelaksanaan pemberlakuan larangan mudik, Dandim 0610/Sumedang, Letkol Inf Zaenal Mustofa, S.E.,M.Si didampingi Pasi Intel Kodim 0610/Sumedang Kapten Arm Alit Efendi, Pasi Ops Kodim 0610/Sumedang Kapten Inf Dadang Sopyan, kembali meninjau secara langsung pos penyekatan pembatasan mudik.

Diantaranya di Pos Penyekatan Cibuluh Kecamatan Ujungjaya yang berbatasan dengan  Majalengka dan Indramayu, serta Pos Penyekatan Ciawitali Kecamatan Buahdua yang berbatasan dengan Kabupaten Indramayu, Sabtu 8 Mei 2021.

Dalam kesempatannya, Dandim 0610/Sumedang menyebutkan, mudik sudah menjadi tradisi umat muslim Indonesia yang tidak akan pernah hilang. Namun untuk saat ini, kenapa ada larangan dari pemerintah?, lanjut Dandim, mengingat kondisi pandemi covid-19 yang belum dapat teratasi. Sehingga dikhawatirkan, akan semakin membahayakan jika mudik dilaksanakan (data dan fakta sudah ada), sehingga perlu kebijakan yang tepat untuk mengatasinya.

Baca Juga  HUT ke-73 TNI, Komitmen Wujudkan Profesionalisme

“Narasi “Larangan Mudik” dari pemerintah, harus kita pahami dan kita laksanakan untuk selanjutnya kita pahamkan masyarakat kita,” kata Dandim dalam keterangan tertulis yang diterima Redaksi SumedangOnline.com.

Baca Juga  Wabup Sampaikan Jawaban Bupati Atas Pandangan Umum Fraksi di DPRD

Menurut Dandim, implementasi larangan mudik oleh TNI dan Polri, dilaksanakan dengan membuat pos-pos penyekatan di setiap titik yang dianggap akan dilewati para pemudik. Maka dari itu, cara penyampaiannya harus tegas, humanis, solutif dan tetap menjaga kebersamaan dan persatuan.

“Mari kita laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, tulus, ikhkas dalam pengabdian kita. Mudah-mudahan jadi amal ibadah kita terlebih dalam bulan Ramdan. Selamat bertugas, tetap semangat, tetap sehat, tetap kompak, saling mengingatkan dan melengkapi dalam melaksanakan tugas di lapangan,” tukasnya. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Warga Mekarjaya Sumedang Temukan Situs Benteng Batre

SUMEDANG

Pembunuh Ibu Kandung Terancam 15 Tahun Penjara

Pilihan Redaksi

Tak Bayar Pajak Dua Apartemen di Sumedang akan Disegel

Pilihan Redaksi

Polisi Berprestasi Ini Raih Penghargaan Kapolres Sumedang

Pilihan Redaksi

Waspada, ada sindikat SIM palsu beredar

SUMEDANG

Satgas TMMD ke-100 Pantau Pelayanan KK, KTP dan Akta Gratis
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumedang turut ambil bagian dalam pembagian masker kain pada masyarakat Sumedang.

SUMEDANG

Lawan Covid-19, KPU Sumedang Bagikan Masker

Pilihan Redaksi

Pesiapan Pelantikan Kades Terpilih, Ini Pesan Kepala DPMD Sumedang