Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Selasa, 22 Juni 2021 - 14:32 WIB

Dimasa Pandemi BLK Sumedang Lakukan Pelatihan dengan Mobile Training

Peserta Pelatihan Mobile Training Unit Balai Latihan Kerja (BLK) pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang. Selasa, 22 Juni 2021.

IWAN RAHMAT/SO PESERTA PELATIHAN: Peserta Pelatihan Mobile Training Unit Balai Latihan Kerja (BLK) pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang. Selasa, 22 Juni 2021.


SUMEDANG – Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tak menyurutkan bagi Balai Latihan Kerja (BLK) pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang untuk memberikan pelatihan pada warga Sumedang. Dengan sistem pelatihan mobile training unit, para narasumber berkompeten di bidangnya mendatangi masing-masing daerah untuk memberikan pelatihan.

“Hari ini pembukaan Pelatihan Mobile Training Unit. Pelatihan dengan pola, BLK yang turun ke masing-masing daerah,” ujar Irma Dwi Agustin selaku Kepala UPTD Balai Pelatihan pada SUMEDANG ONLINE. Selasa, 22 Juni 2021.

Dikatakan Irma, ada tujuh mobile training yang bisa diikuti oleh warga Sumedang, yakni Budidaya ikan nila, budidaya jamur tiram, las, servis motor injeksi, roti dan kue.

Baca Juga  Dide Hijau Daun Sebut Pandemi Covid-19 Lebih Banyak Hikmah Didapat

Lanjutnya untuk pelatihan hari ini yakni budidaya ikan lele dari balai benih Dinas Perikanan dan Peternakan. Para peserta mendapatkan pelatihan seputar budidaya ikan. Ada juga pelatihan jamur tiram di Desa Ciwalur, Babakan Asem. Pelatihan motor injeksi di Ciakar, dan pelatihan las, serta pembuatan roti dan kue.

Karena pelatihan dilakukan di masa pandemi Covid-19 dia memastikan para peserta dan narasumber tetap menjaga protokol kesehatan, salahsatunya menggelar pelatihan di tempat terbuka.

“Pelatihannya (selama) 20 hari tentunya dengan menjaga Prokes. Dimana diusahakan pelatihannya di tempat terbuka. Seperti di BBI sehingga walaupun ada kegiatan pelatihan tetap menjaga prokes untuk memutus rantai covid-19,” tandas Irma.

Baca Juga  Ratusan PKL Dayeuhkolot Akan Segera Direlokasi

Dia pun memastikan, semua Narasumber berkompeten dibidangnya masing-masing. Seperti untuk pelatihan jamur tiram pihaknya merekrut dari SMK Tanjungsari. “Setiap Paket Pelatihan diisi 16 orang dan semuanya ada 7 Paket pada gelombang kedua. Platihan ini berbasis kewirausahaan sesuai dengan misi ekonomi kreatif Sumedang Simpati dengan harapan adanya pelatihan ini masyarakat punya kompetensi guna berwira usaha. Kedepannya kami akan mendatangkan para Buyer langsung supaya bisa terus bersambung setelah pelatihan jadi sesuai keinginan dipasaran,” demikian Irma. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

DAERAH

Kafe Langgar Aturan Terancam Ditutup

Pilihan Redaksi

Penumpang Terminal Ciakar Kecewa, Tunggu Bus Berjam-jam

Pilihan Redaksi

Cabup Sumedang, Ade: Eka jangan dulu kegeeran

Pilihan Redaksi

Ini Foto-foto Aksi Simpatik Yonif 301/PKS saat aksi Super Damai 212
Presiden Jokowi saat memimpin Ratas melalui daring dari Istana Merdeka, Provinsi DKI Jakarta, Kamis (28/5). (Foto: Humas/Ibrahim)

BISNIS

Ini Empat Arahan Presiden Soal Insentif bagi Petani dan Nelayan di Masa Pandemi Covid-19

Pilihan Redaksi

Bosan, lagi gara gara tronton terbalik bikin macet

Pilihan Redaksi

Media Massa Kudu Kritis
Tim Penggerak PKK Desa Naluk, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang saat membagikan nasi bungkus pada warga yang membutuhkan. Rabu, 13 Mei 2020.

SUMEDANG

Setiap Hari Desa Naluk Siapkan 40 Nasi Bungkus