Pilihan Redaksi, SUMEDANG

Cegah Kerumunan, Enam Gereja di Sumedang Pasang Spanduk Dukung PPKM Darurat

Penulis: Fitriyani Gunawan | Editor: Redaksi
Polisi memasang spanduk Maklumat Badan Kerjasama Seluruh Gereja (BKSG). Ada enam gereja yang dipasang Spanduk yang isinya mendukung penerepan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM Darurat) Covid-19. Senin, 12 Juli 2021.
Polisi memasang spanduk Maklumat Badan Kerjasama Seluruh Gereja (BKSG). Ada enam gereja yang dipasang Spanduk yang isinya mendukung penerepan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM Darurat) Covid-19. Senin, 12 Juli 2021. | FOTO: Istimewa

SUMEDANG – Polisi memasang spanduk Maklumat Badan Kerjasama Seluruh Gereja (BKSG). Ada enam gereja yang dipasang spanduk yang isinya mendukung penerepan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM Darurat) Covid-19. Senin, 12 Juli 2021.

Kepala Kepolisian Sektor Sumedang Utara, Kompol Ibnu Setiawan menyebutkan sebelum pemasangan spanduk tersebut pihaknya telah berkoordinasi dengan BKSG.

“Sebelumnya, kami telah berkordinasi dengan BKSG mengenai pemasangan Spanduk maklumat BKSG. Enam gereja yang dipasang maklumat BKSG itu, yakni Gereja Kemah Daud Sumedang, Gereja Betel Indonesia, Gereja GPI, Gereja HKBP INDONESIA, Gereja GPDI, Gereja Katolik Santa Maria Fatima Sumedang,” ujar Kompol Ibnu Setiawan dalam keterangannya.

Dikatakan dia, pemasangan spanduk di Gereja dalam rangka mendukung Instruksi Presiden (Inpres) RI No. 6 Tahun 2020 Tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid 19. Maklumat / Siaran Pers Resmi Presiden RI di Kantor Sekretariat Negara tentang Darurat Covid 19 Jawa Bali Tanggal 3 Juli sampai dengan 20 Juli 2021. Serta,  Peraturan Bupati Sumedang (Perbup) No. 69 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 (PPKM Darurat Covid 19) di Kab. Sumedang.

Baca Juga  200 Pelajar di Sumedang Utara Antusias Ikut Vaksin

“Bahwa dengan pemasangan spanduk BKSG untuk sementara waktu kegiatan peribadatan umat kristiani tidak laksanakan dulu selama PPKM darurat diberlakukan dengan maksud untuk mencegah kerumunan untuk memutus penyebaran Covid-19,” demikian Kompol Ibnu Setiawan. ***

Tinggalkan Balasan