Menu

Mode Gelap

Pilihan Redaksi · 27 Jul 2021 18:39 WIB ·

Ganjil Genap, Kapolres Sumedang: Ojeg dan Angkutan Umum Masih Bisa Beroperasi Normal

REPORTER: REDAKSI | EDITOR: REDAKSI

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto menyebutkan ada pengecualian untuk angkutan umum, ojeg online/konvensional dapat beroperasi secara normal saat pemberlakuan ganjil genap di Kabupaten Sumedang.

ISTIMEWA GANJIL GENAP: Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto menyebutkan ada pengecualian untuk angkutan umum, ojeg online/konvensional dapat beroperasi secara normal saat pemberlakuan ganjil genap di Kabupaten Sumedang.

SUMEDANG –  Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto menyebutkan ada pengecualian untuk angkutan umum, ojeg online/konvensional dapat beroperasi secara normal saat pemberlakuan ganjil genap di Kabupaten Sumedang.

“Khusus angkutan umum, ojeg online atau konvensional, dikecualikan pada aturan tersebut. Sehingga para supir angkutan umum dan ojeg online/konvensional dapat tetap beroperasi seperti biasa,” ujar Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto saat meninjau pelaksanaan Peraturan Bupati Sumedang terkait penutupan jalan dan pemberlakuan ganjil genap kendaraan yang akan memasuki ruas Jalan P Geusan Ulun hingga Jalan Mayor Aburahman Sumedang. Selasa, 27 Juli 2021.

Baca Juga  Sanksi Berat Pelanggar Tertib Prokes, Kapolres Sumedang: Dukung Program Pemda

Pemberlakuan Gajil Genap tersebut dikatakan Kapolres sesuai dengan Peraturan Bupati Sumedang nomor 78 Tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level 4 corona virus disease 2019 sesuai Pasal 26 ayat (1) dan (2), yaitu penutupan ruas jalan tertentu dan pemberlakuan ganjil genap untuk keendaraan yang akan memasuki ruas jalan tertentu tersebut.

Dikatakan dia, penutupan jalan dan pemberlakuan ganjil genap dimulai dari sejak 26 Juli hingga 2 Agustus 2021, pukul 06:00 s.d 20:00 WIB, dan setelah jam tersebut ruas jalan ditutup hinggal pukul 06:00 WIB.

Baca Juga  Bus Pengangkut Peziarah Asal Subang, Masuk Jurang di Tanjakan Cae, Wado

“Untuk masyarakat bahwa saat ini sedang masih dilaksanakan PPKM level 4 sehingga pembatasan-pembatasan masih tetap dilakukan. Walaupun ada beberapa modifikasi seperti pelaksanaan ganjil genap. Hal itu tentunya untuk mengakomodir dari pedagang kaki lima dan warung-warung kecil yang sudah mulai bisa berjualan pada siang hari jalan-jalan bisa tetap dilalui dengan jumlah yang terbatas,” ungkapnya. ***

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 119 kali

Baca Lainnya

Pasca Insiden Unras, 135 Anggota Ormas GMBI Asal Sumedang Kena Sanksi Wajib Lapor

28 Januari 2022 - 17:58 WIB

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, saat memberikan arahan pada 135 anggota GMBI Sumedang di Mapolres Sumedang. Jumat, 28 Januari 2022.

Disparbudpora dan DPMPTSP Sosialisai OSS ke Pengelola ODTW di Sumedang

27 Januari 2022 - 17:25 WIB

Sebanyak 25 pengelola object daya tarik wisata (ODTW) di Kabupaten Sumedang mendapat sosialisasi Online Single Submission (OSS). Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) dan DPMPTSP Kabupaten Sumedang di Objek Wisata Pangjugjugan Desa Cilembu Kecamatan Pamulihan. Kamis, 27 Januari 2021.

Truk Hilang Kendali Seruduk Kendaraan Lain di Kawasan Cimanggung

24 Januari 2022 - 22:43 WIB

Tabrakan beruntun terjadi di jalur Bandung-Garut tepatnya di kawasan Kecamatan Cimangung, Kabupaten Sumedang Jawa barat, sekira pukul 19.30. Senin, 24 Januari 2021.

Besok, Tol Cisumdawu Seksi 1 Mulai Dibuka

24 Januari 2022 - 22:32 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan Jalan Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan) Seksi 1 ruas Cileunyi-Pamulihan, Senin (24/1/022).

Satu Keluarga Tertimbun Longsor, Seorang Meninggal Dunia

22 Januari 2022 - 18:44 WIB

Satu keluarga tertimbun tanah saat longsor terjadi di Dusun Cukanggaleuh, Desa Cisurat, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Sabtu, 22 Januari 2022.

Diduga Rem Blong, Truk Angkut Pasir Seruduk Bangunan SDN Cibeureum 4

20 Januari 2022 - 17:29 WIB

Sebuah Truk Angkut Pasir diduga rem blong sehingga harus menimpa ke sebuah ruangan Sekolah Dasar Negeri Cibeureum 4 Desa Cibeureum kulon Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang.
Trending di SUMEDANG