SUMEDANG

Kodim 0610/Sumedang Lakukan Serbuan Vaksinasi untuk Karyawan Kahatex

Penulis: IGUN GUNAWAN | Editor: Redaksi
Kodim 0610/Sumedang melakukan serbuan vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Cimanggung dan Jatinangor dengan sasaran utama karyawan Kahatex dan warga di sekitarnya di Kampung Citanggulun RT/RW 01/06 Desa Jatimukti Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang Jawa Barat. Sabtu, 24 Juli 2021.
Kodim 0610/Sumedang melakukan serbuan vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Cimanggung dan Jatinangor dengan sasaran utama karyawan Kahatex dan warga di sekitarnya di Kampung Citanggulun RT/RW 01/06 Desa Jatimukti Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang Jawa Barat. Sabtu, 24 Juli 2021. | FOTO: Istimewa

SUMEDANG – Kodim 0610/Sumedang melakukan serbuan vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Cimanggung dan Jatinangor dengan sasaran utama karyawan Kahatex dan warga di sekitarnya. Vaksinasi massal ini ditargetkan mampu memvaksin sebanyak 1.500 orang sehari.

Rencananya, dikatakan Dandim 0610/Sumedang Letkol Inf Zaenal Mustofa kegiatan Serbuan Vaksinasi itu akan digelar selama dua hari digelar di Kampung Citanggulun RT/RW 01/06 Desa Jatimukti Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang Jawa Barat.

“Serbuan vaksinasi ini merupakan wujud nyata dukungan cepat tanggap pemerintah yang bekerja sama dengan TNI AD. Khususnya Kodim 0610/Sumedang dalam penanganan pandemi Covid 19. Tindak lanjut vaksinasi akan kami teruskan dengan imbauan berkala kepada seluruh warga masyarakat sekitar untuk meningkatkan kedisiplinan standar prokes di lingkungan kerja dan tempat tinggal,” ungkap Dandim 0610/Sumedang Letkol Inf Zaenal Mustofa dalam keterangannya. Sabtu, 24 Juli 2021.

Baca Juga  Atasi PKL, Rully: Pemerintah Harus Tegas Tegakkan Perda

“TNI AD khususnya Kodim 0610/Sumedang akan selalu mendukung segala upaya pemerintah daerah dalam penanganan pandemi Covid 19 ini.

Baca Juga  Warga Sumedang Dinilai Sudah Patuhi Protokol Kesehatan

“Semoga dengan adanya vaksin ini warga sekitar akan memiliki kekebalan tubuh yang bagus, sehingga secara tidak langsung bisa memutus mata rantai penyebaran virus Covid 19,” demikian Dandim. ***

Tinggalkan Balasan