Pilihan Redaksi, SUMEDANG

Aksi Geng Motor Brutal di Sumedang Bermodus Balas Dendam

Penulis: Fitriyani Gunawan | Editor: Redaksi
Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto dalam konferensi Pers yang digelar Rabu 25 Agustus 2021.
Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto dalam konferensi Pers yang digelar Rabu 25 Agustus 2021. | FOTO: FITRIYANI GUNAWAN/SUMEDANGONLINE

SUMEDANGONLINE, Sumedang: Sebanyak tujuh orang tersangka pelaku pengeroyokan yang dilakukan di dua lokasi berbeda sekitaran Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang, telah diamankan Satuan Reserse krminal Polres Sumedang.

Mereka, merupakan anggota geng motor. Ketujuh tersangka berinisial, OMI (33), A (24), B (22), B (21), K (20), BN (33) dan MARP yang masih dibawah umur.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto dalam konferensi Pers yang digelar Rabu 25 Agustus 2021, mengatakan, aksi pengeroyokan didasari balas dendam yang dilakukan salah satu geng motor terhadap geng motor lainnya.

Baca Juga  Mulai Hari Ini SMPN 1 Cimalaka Gelar Peski

“Sebelumnya, geng motor Baraya telah melakukan pemukulan terhadap salah seorang anggota geng motor XTC. Sehingga dari pihak XTC melakukan aksi balas dendam,” kata Kapolres.

Para tersangka itu, secara berkelompok menggunakan kendaraan menuju Kosan Bento yang diduga tempat berkumpulnya geng motor Baraya. Di sana, para tersangka melakukan penganiayaan terhadap MM dan FMI.

“Para tersangka mengeroyok FMI menggunakan stik bisbol dan juga sampai membacok korban dengan senjata tajam. Korban mengalami luka pada beberapa bagian tubuhnya,” sebutnya.

Baca Juga  Duh, Investor Abal-Abal Janjikan Perbaikan Jalan Lingkungan

Para tersangka, kembali melakukan pengeroyokan terhadap RS dengan cara membacok dan memukuli. Korban RS, juga mengalami luka sobek di tangan kanan dan kiri.

“Sedangkan pada korban CS, para tersangka melakukan pembacokan dengan senjata tajam kebagian kepala dan pundak kiri. Korban mengalami luka bekas sayatan benda tajam dibagian pundak,” tambah Kapolres.

Jumlah korban, lanjut kapolres, sebanyak empat orang. Tiga diantaranya sudah bisa melakukan rawaj jalan sedangkan satu korban dilarikan ke RSUD Majalengka.

“Harus menjalani operasi karena luka yang dialami cukup serius. Urat nadi hampir putus,” katanya.

Baca Juga  Peringati HUT Bhayangkara, Polres Sumedang Gelar Tabligh Akbar

Disebutkan, dari para tersangka disita beberapa barang bukti. Yakni tiga bilah golok, satu pipa besi,  tiga unit sepeda motor yang digunakan dalam melakukan aksinya, serta beberapa barang bukti lainnya.

Atas perbuatan itu, para tersangka dikenakan Pasal 351 ayat (1) KUH Pidana dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan dan Pasal 170 KUHPidana dan atau Pasal 351 ayat (1) KUH Pidana dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. ***

Tinggalkan Balasan