Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Kamis, 26 Agustus 2021 - 20:15 WIB

Aksi Geng Motor Brutal di Sumedang Bermodus Balas Dendam

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto dalam konferensi Pers yang digelar Rabu 25 Agustus 2021.

FITRIYANI GUNAWAN/SUMEDANGONLINE KONPERS: Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto dalam konferensi Pers yang digelar Rabu 25 Agustus 2021.


SUMEDANGONLINE, Sumedang: Sebanyak tujuh orang tersangka pelaku pengeroyokan yang dilakukan di dua lokasi berbeda sekitaran Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang, telah diamankan Satuan Reserse krminal Polres Sumedang.

Mereka, merupakan anggota geng motor. Ketujuh tersangka berinisial, OMI (33), A (24), B (22), B (21), K (20), BN (33) dan MARP yang masih dibawah umur.

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto dalam konferensi Pers yang digelar Rabu 25 Agustus 2021, mengatakan, aksi pengeroyokan didasari balas dendam yang dilakukan salah satu geng motor terhadap geng motor lainnya.

“Sebelumnya, geng motor Baraya telah melakukan pemukulan terhadap salah seorang anggota geng motor XTC. Sehingga dari pihak XTC melakukan aksi balas dendam,” kata Kapolres.

Baca Juga  Puting Beliung Sapu Cibugel, Listrik Mati, Genteng Terbang

Para tersangka itu, secara berkelompok menggunakan kendaraan menuju Kosan Bento yang diduga tempat berkumpulnya geng motor Baraya. Di sana, para tersangka melakukan penganiayaan terhadap MM dan FMI.

“Para tersangka mengeroyok FMI menggunakan stik bisbol dan juga sampai membacok korban dengan senjata tajam. Korban mengalami luka pada beberapa bagian tubuhnya,” sebutnya.

Para tersangka, kembali melakukan pengeroyokan terhadap RS dengan cara membacok dan memukuli. Korban RS, juga mengalami luka sobek di tangan kanan dan kiri.

“Sedangkan pada korban CS, para tersangka melakukan pembacokan dengan senjata tajam kebagian kepala dan pundak kiri. Korban mengalami luka bekas sayatan benda tajam dibagian pundak,” tambah Kapolres.

Jumlah korban, lanjut kapolres, sebanyak empat orang. Tiga diantaranya sudah bisa melakukan rawaj jalan sedangkan satu korban dilarikan ke RSUD Majalengka.

Baca Juga  Atasi PKL, Rully: Pemerintah Harus Tegas Tegakkan Perda

“Harus menjalani operasi karena luka yang dialami cukup serius. Urat nadi hampir putus,” katanya.

Disebutkan, dari para tersangka disita beberapa barang bukti. Yakni tiga bilah golok, satu pipa besi,  tiga unit sepeda motor yang digunakan dalam melakukan aksinya, serta beberapa barang bukti lainnya.

Atas perbuatan itu, para tersangka dikenakan Pasal 351 ayat (1) KUH Pidana dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan dan Pasal 170 KUHPidana dan atau Pasal 351 ayat (1) KUH Pidana dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

SUMEDANG

Sidang Berandal Geng Motor Sempat Dipindah
Bupati Sumedang, Dr H Dony Ahmad Munir menyerahkan secara simbolis SK Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2019 di Lapang Upacara IPP Setda Kabupaten Sumedang. Senin, 28 Desember 2020.

Pilihan Redaksi

Bupati Sumedang Bagikan SK CPNS 2019, 9 Formasi Tak Terisi

SUMEDANG

Sumedang Selatan Gelar Evaluasi Bansos, Camat: Kades Harus Tegas

SUMEDANG

BREAKING NEWS: Jalan Bugel Tomo Amblas, jalur alternatif padat
Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto memberikan kenaikkan pangkat penghargaan kepada empat anggota Polres Sumedang, Senin 3 Mei 2021.

SUMEDANG

Empat Anggota Polres Sumedang Naik Pangkat

SUMEDANG

Edi Askhari : DPRD Tumpul Bela OTD Jatigede

Pilihan Redaksi

Jika Terpilih, SBY Optimistis Dony-Erwan Dapat Majukan Sumedang

Pilihan Redaksi

Komisioner KPU Sumedang hadiri bimtek Penyusunan Laporan Dana Hibah