Perlu diketahui sudah 106 sekolah yang menulis buku, dan budaya ini harus mulai tumbuh dari Dinas Pendidikan, baru nanti ke masyarakat, dan berikutnya akan terus berkembang di mana sekolah juga akan meningkat.
Kendati demikian, gerakan sekolah menulis dan seniman masuk sekolah sebenarnya dalam rangka spirit merdeka belajar, dan belajar bukan hanya tanggungjawab sekolah Walaupun penyelenggaraan Sekolah, tapi melibatkan semua.
Dinas pendidikan itu, masalah ada dan banyak, tapi jika otak kita hanya tentang masalah tapi jika berpikirnya prestasi dan solusi maka kita maju
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (DPP AKSI), Dr. Asep Tapip mengatakan kegiatan ini bagian mengisi kekosongan literasi, karena literasi menjdi panglima dalam meningkatkan sumber daya manusia.
Dan AKSI sebut dia mewadahi majalah Juara selalu menggandeng pemerintah setempat.
“Dan hari ini kita kerjasama dengan Disdik dan didukung Pemkab Sumedang guna menyelenggarakan lomba karya tulis antara siswa dan guru,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan hari ini merupakan giat yang sangat luar biasa dengan dukungan penuh dari Pemda Sumedang dan untuk teknis didukung penuh Disdik. “Itu luar biasa dan berharap nantinya pemerintah daerah yang lainya mendukung seperti pemkab Sumedang,” pungkas dia. ***
