Pilihan Redaksi, SUMEDANG

Penyedia Jasa Kontruksi Sumedang Keluhkan Sulitnya Mengisi Aplikasi OSS RBA

Penulis: Suhaya | Editor: Fitriyani Gunawan
Sejumlah penyedia jasa kontruksi mengeluh kesulitan dalam memenuhi banyaknya persyaratan yang harus dipenuhi saat melakukan permohonan Sertifikat Badan Usaha (SBU), baik untuk pengajuan baru maupun perpanjangan.
Sejumlah penyedia jasa kontruksi mengeluh kesulitan dalam memenuhi banyaknya persyaratan yang harus dipenuhi saat melakukan permohonan Sertifikat Badan Usaha (SBU), baik untuk pengajuan baru maupun perpanjangan. | FOTO: Suhaya/SO

SUMEDANG ONLINE – Sejumlah penyedia jasa kontruksi mengeluh kesulitan dalam memenuhi banyaknya persyaratan yang harus dipenuhi saat melakukan permohonan Sertifikat Badan Usaha (SBU), baik untuk pengajuan baru maupun perpanjangan.

“Saya sudah tiga kali melakukan pengisian data pada Aplikasi OSS, tetapi selalu ditolak,” ujar salahsatu Penyedia Jasa Konstruksi di Kabupaten Sumedang yang tidak bersedia ditulis identitasnya pada SUMEDANG ONLINE. Selasa, 26 April 2022.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Menurut dia, dengan sulitnya melakukan permohonan baru maupun perpanjangan SBU melalui Aplikasi OSS RBA. Hal ini akan berdampak pada tidak terpenuhinya legalitas Penyedia Jasa Konstruksi untuk mengikuti Kegiatan Pemilihan Barang/Jasa, sehingga dipastikan penyedia tersebut tidak dapat melaksanakan pekerjaan Jasa Konstruksi.

Baca Juga  PPKM Darurat , Kapolres Sumedang Bagikan Sembako

BACA JUGA:Antisipasi Penyebaran Covid-19, Dinkes Sumedang Lakukan Pengawasan di Pos Pelayanan Kesehatan Perbatasan

BACA JUGA:Dua Rumah Makan di Cigendel Pamulihan Roboh Terbawa Longsor

Bidang Bina Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Sumedang, Fery Satria Setiawan, selaku Pejabat Fungsional Pembina Jasa Konstruksi pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Sumedang membenarkan adanya keluhan Penyedia Jasa Konstruksi yang mengalami kesulitan dalam melakukan penginputan Data pada Aplikasi OSS RBA.

Baca Juga  Kapolres Sumedang Minta Pengunjung Buricak Burinong Tetap Pakai Masker

“Ya benar kami juga menerima keluhan Penyedia Jasa Konstruksi yang akan melakukan Permohonana SBU,” ujar Fery saat ditemui di Ruang Kerjanya.

Pemerintah Kabupaten Sumedang tidak bisa menindaklanjuti keluhan tersebut secara langsung, karena Aplikasi OSS RBA dikembangkan oleh Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia dengan Lembaga Verifikasi dilakukan olah Kementerian PUPR dan LPJKN.

“Kami tidak bisa menindaklanjuti keluhan dari pemohon SBU, karena itu bukan kewenangan Pemerintah Kabupaten, Kami tidak terlibat dalam proses Verifikasi Pemenuhan Komitmennya,” imbuh Fery.

Meskipun demikian, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR di LPJKN untuk mengatasi adanya persoalan tersebut.

Baca Juga  TNI Bantu Warga Sumedang Rehab Rumah

“Kami terus berupaya mengatasi kepentingan Penyedia Jasa Konstruksi, termasuk Penyedia yang akan mengajukan Permohonan SBU,” ungkapnya.

Salah satu solusi yang akan disiapkan oleh DPUTR Kabupaten Sumedang adalah dengan mengadakan Kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Permohonan Perizinan Berusaha Sub sektor Jasa Konstruksi dengan menghadirkan Narasumber dari Kementrian PUPR dan LPJKN.

Berdasarkan data pada Aplikasi SIMJAKON,total Penyedia Jasa Konstruksi di Kabupaten Sumedang berjumlah 269 Perusahaan.

“Sebanyak 140 Perusahaan SBU-nya sudah kadaluarsa tahun 2024, semua SBU perusahaan perizinan habis masa berlakunya,” pungkas dia. ***

Tinggalkan Balasan