Para pelaku UMKM sangat berbahagia dengan telah terlaskananya MTQ di Kabupaten Sumedang. Selama sepekan tersebut, produk mereka laku terjual banyak diburu oleh para kafilah.

Setda Sumedang/SUMEDANG ONLINE

Para pelaku UMKM sangat berbahagia dengan telah terlaskananya MTQ di Kabupaten Sumedang. Selama sepekan tersebut, produk mereka laku terjual banyak diburu oleh para kafilah.

Sumedang Tuan Rumah MTQ, Berkah Bagi Pelaku UMKM

SUMEDANG ONLINE – Para pelaku UMKM sangat berbahagia dengan telah terlaskananya MTQ di Kabupaten Sumedang. Selama sepekan tersebut, produk mereka laku terjual banyak diburu oleh para kafilah.

Menurut Kordinator Forum UMKM Sumedang, Nurul Millah, sejak pembukaan MTQ penjualan produk UMKM mulai dari makanan basah dan kering juga kerajinan tangan meningkat.

“Di hari pertama dan hari terakhir itu kami dapat hampir Rp 2 juta semalam. Adapun selama lima hari pelaksanaan MTQ, omset stand forum sekitar Rp 7 jutaan. Belum lagi yang belanja lewat gerai di IPP, hotel-hotel venue MTQ sampai yang mobile itu beda lagi omsetnya,” kata Nurul, Rabu, 29 Juni 2022.

Saking antusiasnya para kafilah MTQ, ada dua kabupaten/kota yang rutin berbelanja produk UMKM Sumedang.

“Ada yang dari Purwakarta dan Tasik itu rutin belanja, di gerai saja omset hampir Rp 8 jutaan. Alhamdulilah adanya ajang event MTQ ini jadi membawa keberkahan untuk kita semua, khususnya pelaku usaha yang merasakan dampak yang baik sehingga pendapatan jadi meningkat,” ujarnya.

Nurul menambahkan, ada beberapa produk unggulan yang banyak diminati oleh orang-orang yang berkepentingan dalam kesuksesan MTQ di Sumedang, baik makanan maupun kerajinan tangan.

“Tentunya makanan khas seperti opak, ranginang, kaneker, kerajinan juga ada yang laku. Termasuk batik dan souvenir MTQ produk para pelaku UMKM Sumedang. Pokoknya kalau digabung sama fashion dan kopi serta kulinernya total nyampe lah di Rp 15 jutaan,” katanya. ***