“Untuk nama pasangan calonnya, nanti saja setelah rekomendasi dari DPP keluar. Mudah-mudahan sebelum Agustus sudah keluar rekomendasinya. Dengan adanya koalisi ini, mudah-mudahan bisa mempercepat keluarnya rekomendasi nama pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumedang, yang akan diusung oleh Golkar dan PDI Perjuangan,” pungkas dia.
Sementara itu, Sidik Jafar selaku Ketua DPD Partai Golkar Sumedang Sidik, mengatakan koalisi yang mereka bangun merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya antara Partai Golkar dan PDI Perjuangan di Kantor DPC PDI Perjuangan.
“Kalau pada silaturahmi pertama, kita memang telah menjajaki koalisi dengan PDI Perjuangan dan PKS. Cuma untuk PKS, sampai tadi malam, mereka masih menunggu rekomendasi. Mudah-mudahan mereka nantinya bisa menyusul untuk bergabung,” kata Sidik Jafar pada awak media.
Dikatakan Sidik Jafar, koalisi tersebut penting dilakukan untuk memenangkan Pilkada Sumedang Tahun 2024, yang hanya tinggal menghitung bulan saja.
“Karena untuk membangun Kabupaten Sumedang ini, tentu tidak bisa hanya dilakukan oleh Partai Golkar saja, akan tetapi perlu dilakukan secara bersama-sama, salah satunya melalui koalisi Parpol. Alhamdulillah, barusan kami bersama teman-teman dari PDI Perjuangan, telah bersepakat untuk berkoalisi dalam Pilkada Sumedang. Barusan juga telah disepakati, bahwa untuk Pilkada Sumedang nanti, calon bupatinya dari Golkar, dan calon wakil bupatinya dari PDI Perjuangan,” ungkapnya. ***


















