KPU Sumedang: Penetapan Bupati Terpilih, Berakhirnya Rangkaian Tahapan Pilkada 2024

Ketua KPU Kabupaten Sumedang, Ogi Ahmad Fauzi, dalam pernyataannya pada Senin, 14 Januari 2025, mengungkapkan bahwa penetapan ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian tahapan Pilkada 2024.
Iwan Rahmat/SUMEDANGONLINE
Ketua KPU Kabupaten Sumedang, Ogi Ahmad Fauzi, dalam pernyataannya pada Senin, 14 Januari 2025, mengungkapkan bahwa penetapan ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian tahapan Pilkada 2024.

Sumedang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumedang secara resmi menetapkan pasangan Dony Ahmad Munir dan M. Fajar Aldila sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Keputusan ini diambil melalui rapat pleno yang digelar pada Kamis, 9 Januari 2025. Pasangan ini berhasil meraih dukungan suara sebesar 49,49%.

Ketua KPU Kabupaten Sumedang, Ogi Ahmad Fauzi, dalam pernyataannya pada Senin, 14 Januari 2025, mengungkapkan bahwa penetapan ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian tahapan Pilkada 2024. “Penetapan pasangan calon terpilih ini merupakan tahap akhir dari seluruh rangkaian proses Pilkada, yang dimulai dari perencanaan hingga pleno penetapan,” ujarnya.

Setelah penetapan, KPU menyerahkan Surat Keputusan (SK) penetapan calon terpilih kepada DPRD Kabupaten Sumedang melalui rapat paripurna pada 10 Januari 2025. Selanjutnya, SK tersebut diteruskan oleh DPRD ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Gubernur Jawa Barat untuk proses pengesahan.

Ogi juga menjelaskan mengenai pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Berdasarkan informasi yang diterima, pelantikan kepala daerah kabupaten/kota dijadwalkan berlangsung pada 10 Februari 2025. Namun, ada wacana pelantikan secara serentak, termasuk daerah yang memiliki sengketa, pada Maret 2025. “Tugas KPU berakhir pada tahap penetapan calon terpilih. Proses pengesahan dan pelantikan menjadi kewenangan pemerintah,” tambahnya.

Dengan ditetapkannya Dony Ahmad Munir dan M. Fajar Aldila sebagai pemimpin baru Kabupaten Sumedang, masyarakat diharapkan dapat bersatu kembali untuk memajukan daerah. Proses demokrasi yang telah berlangsung ini diharapkan menjadi landasan kuat bagi pembangunan Sumedang ke depan. ***

Disclaimer: Iklan atau Konten dalam kotak ini bukan dibuat oleh Redaksi, tetapi pihak ke-tiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak