Wabup Sumedang: Tolong Tidak Ada Lagi Narasi Surian Anak Tiri

Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, menegaskan bahwa seluruh kecamatan di Kabupaten Sumedang mendapatkan perhatian yang sama dari pemerintah daerah, termasuk Kecamatan Surian. Hal ini disampaikannya saat meninjau langsung kondisi jalan Haur Papak di Kecamatan Surian pada Sabtu (22/2/2025).
IWan Rahmat/SUMEDANGONLINE
Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, menegaskan bahwa seluruh kecamatan di Kabupaten Sumedang mendapatkan perhatian yang sama dari pemerintah daerah, termasuk Kecamatan Surian. Hal ini disampaikannya saat meninjau langsung kondisi jalan Haur Papak di Kecamatan Surian pada Sabtu (22/2/2025).

Sumedang, 22 Februari 2025Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, menegaskan bahwa seluruh kecamatan di Kabupaten Sumedang mendapatkan perhatian yang sama dari pemerintah daerah, termasuk Kecamatan Surian. Hal ini disampaikannya saat meninjau langsung kondisi jalan Haur Papak di Kecamatan Surian pada Sabtu (22/2/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Wabup didampingi oleh Plt. Kepala Dinas PUTR, Budiyana Santosa, dan Camat Surian, Mamat Hady. Fajar menepis anggapan bahwa Kecamatan Surian kurang mendapat perhatian pemerintah.

“Tolong tidak ada lagi narasi ‘Surian anak tiri’. Sejatinya, seluruh kecamatan di Kabupaten Sumedang menjadi prioritas kami. Kami berupaya mencari solusi terbaik agar akses jalan di Kecamatan Surian bisa lebih baik dan aman bagi masyarakat,” ujar Fajar.

Ia menjelaskan bahwa perbaikan jalan di daerah tersebut sebenarnya sudah mulai dilakukan sejak 2023 dengan total anggaran sebesar Rp 2 miliar. Namun, karena kontur tanah yang tidak stabil, jalan tersebut terus mengalami kerusakan, sehingga diperlukan solusi yang lebih permanen.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pemkab Sumedang berencana melakukan eksplorasi topografi guna menentukan jalur baru yang lebih aman dan tahan lama. Wabup juga mengungkapkan perlunya kerja sama dengan Perhutani serta izin dari Kementerian PUPR untuk mewujudkan rencana tersebut.

“Kami ingin mencari solusi permanen, yaitu dengan mempertimbangkan pembuatan rute jalan baru atau memanfaatkan jalur lama yang masih bisa digunakan. Namun demikian, hal ini memerlukan kerja sama dengan Perhutani. Oleh karena itu, Pemda Sumedang akan segera bersurat dan menghadap langsung ke Kementerian PUPR untuk mendapatkan izin terkait akses jalan tersebut,” jelasnya.

Dengan langkah ini, pemerintah daerah berharap dapat memberikan akses jalan yang lebih baik bagi masyarakat Surian serta meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan di wilayah tersebut. ***

Disclaimer: Iklan atau Konten dalam kotak ini bukan dibuat oleh Redaksi, tetapi pihak ke-tiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak