Indeks

Bupati dan Jajaran Pemkab Sumedang Ikuti Pelatihan Kepemimpinan “Leadership Inside-Out

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan Wakil Bupati Fajar Aldila mengikuti hari kedua Pelatihan Leadership Inside-Out bertema "Menguatkan Kepemimpinan Dari Dalam" di Gedung Negara, Rabu (18/6/2025).
Istimewa/SUMEDANGONLINE
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan Wakil Bupati Fajar Aldila mengikuti hari kedua Pelatihan Leadership Inside-Out bertema "Menguatkan Kepemimpinan Dari Dalam" di Gedung Negara, Rabu (18/6/2025).

Sumedang, 18 Juni 2025Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir dan Wakil Bupati Fajar Aldila mengikuti hari kedua Pelatihan Leadership Inside-Out bertema “Menguatkan Kepemimpinan Dari Dalam” di Gedung Negara, Rabu (18/6/2025). Kegiatan yang digelar BKPSDM bersama Lembaga Pelatihan Inti Makna ini dihadiri Sekda, pejabat tinggi pratama, dan Ketua TP PKK Sumedang, sebagai upaya membangun kepemimpinan berbasis nilai internal.

Transformasi Kepemimpinan lewat Pendekatan Holistik

Kepala BKPSDM Ate Hadan menyebut pelatihan ini “menyentuh hati dan perasaan peserta” untuk membangun kecintaan terhadap Sumedang“Diharapkan muncul tindakan mandiri tanpa perlu perintah, karena lahir dari kesadaran dan cinta pada daerah,” ujarnya.

Pelatihan ini merupakan inovasi pertama di Sumedang dan jarang ditemui di daerah lain. Ate menegaskan, ide ini berasal dari Bupati Dony untuk menggerakkan seluruh kepala SKPD melalui perubahan mindset. “Tujuannya membangun energi positif di tiap SKPD, mencintai pekerjaan, dan berkontribusi maksimal bagi Sumedang,” tambahnya.

Materi Hari Kedua: Revolusi Mental Pemimpin

Fasilitator Prasetya M. Brata (Neuro-Semantics NLP Trainer) dan Irvan Irawan Jie (Executive Leadership Coach) membawakan materi:

  1. “Mengubah Bingkai Pikiran dan Membersihkan Jebakan Mental”

  2. “Mengelola Emosi dan Kata-kata Memberdayakan”

  3. “Menyusun Misi Hidup & Kekuatan Energi Internal”

  4. “Matriks Kehidupan & Genius dalam Diri”

Pelatihan menggunakan pendekatan Neurosemantic dan Neuro-Linguistic Programming (NLP) untuk mengoptimalkan potensi kepemimpinan birokrasi. ***

Exit mobile version