THAIF – Jemaah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Al-Multazam Tanjungsari, Sumedang kembali melaksanakan kegiatan ziarah religi, kali ini ke wilayah Thaif pada Sabtu, 15 Juni 2025.
Dipimpin langsung oleh KH Asep Fuad Adnan, rombongan menempuh perjalanan sejauh sekitar 300 kilometer pulang-pergi dari Makkah ke Thaif. Ziarah ini menjadi bagian integral dari pembinaan spiritual dan pemahaman sejarah Islam dalam program KBIHU.
Kunjungi Situs Bersejarah Jejak Rasulullah SAW
Dalam rangkaian Ziarah Thaif, jemaah mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah Islam, di antaranya:
Pabrik Parfum khas Thaif, produk lokal dengan aroma legendaris.
Bukit Hablah, lokasi yang menyimpan sejarah dakwah Rasulullah SAW.
Masjid dan Makam Abdullah bin Abbas, salah satu sahabat utama Rasulullah.
Masjid Ku’ dan Masjid Addas, yang mengandung nilai historis penting dalam perjalanan awal Islam.
Masjid Miqat Qarnul Manazil, tempat miqat bagi jamaah yang hendak menunaikan umrah.
Umrah Sunnah Kelima, Dimulai dari Miqat Qarnul Manazil
Puncak kegiatan adalah pelaksanaan umrah sunnah kelima oleh para jemaah. Mereka memulai niat ihram dari Miqat Qarnul Manazil dan melaksanakan seluruh rangkaian ibadah: thawaf, sa’i, hingga tahallul.
“Ziarah Thaif ini bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan batin untuk lebih mengenal perjuangan Rasulullah SAW dan mengambil pelajaran dari setiap tempat yang dikunjungi,” jelas KH Asep Fuad Adnan.
Pererat Ukhuwah dan Pemahaman Makna Umrah
Para jemaah menyambut kegiatan ini dengan antusias dan kekhusyukan. Selain memperdalam pemahaman sejarah Islam, ziarah ini juga menjadi sarana untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kualitas ibadah umrah.
“Setelah ziarah ini, kami semakin paham bahwa umrah bukan sekadar ritual, tapi sarat makna perjuangan dan kecintaan pada Rasulullah,” ungkap salah satu jemaah. ***


















