PLTA Jatigede Lakukan Rehabilitasi Area Greenbelt Bendungan Bersama PJT II dan BBWS Cimancis

PT PLN Indonesia Power UBP Jatigede bersama Perum Jasa Tirta II (PJT II) melaksanakan program Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (JPSDA) melalui kegiatan penebaran bibit ikan dan penanaman pohon di Bendungan Jatigede dan Bendungan Karedok. Program ini merupakan kolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai dan Waduk (BBWS) Cimanuk–Cisanggarung selaku pengelola Bendungan Jatigede.
Istimewa Via Humas PLN IP UBP Jatigede/SUMEDANGONLINE
PT PLN Indonesia Power UBP Jatigede bersama Perum Jasa Tirta II (PJT II) melaksanakan program Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (JPSDA) melalui kegiatan penebaran bibit ikan dan penanaman pohon di Bendungan Jatigede dan Bendungan Karedok. Program ini merupakan kolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai dan Waduk (BBWS) Cimanuk–Cisanggarung selaku pengelola Bendungan Jatigede.

SUMEDANG – PT PLN Indonesia Power UBP Jatigede bersama Perum Jasa Tirta II (PJT II) melaksanakan program Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (JPSDA) melalui kegiatan penebaran bibit ikan dan penanaman pohon di Bendungan Jatigede dan Bendungan Karedok. Program ini merupakan kolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai dan Waduk (BBWS) Cimanuk–Cisanggarung selaku pengelola Bendungan Jatigede.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 2 Desember 2025 itu, diikuti Kepala Unit Pengelola Bendungan (UPB) Jatigede Yuyu Wahyudin, General Manager PJT II Cucu Harnanto, Manajer Unit PLN IP UBP Jatigede Novy Heryanto, Camat Jatigede Engkos Koswara, serta para penggiat lingkungan di wilayah Jatigede.

Sebanyak 50.800 ekor bibit ikan patin ditebar ke perairan Jatigede, sementara 637 pohon produktif ditanam di area greenbelt Bendungan Jatigede dan Bendungan Karedok.

Kepala UPB Jatigede, Yuyu Wahyudin, menyampaikan bahwa program JPSDA merupakan upaya pemerintah dalam merehabilitasi ekosistem sumber daya air.
“Harapan kami, penebaran bibit ikan patin dan penanaman pohon dapat memperpanjang lifetime ekosistem SDA di area bendungan,” ujarnya.

Sementara itu, Manajer Unit PT PLN Indonesia Power UBP Jatigede, Novy Heryanto, menegaskan komitmen PLN dalam menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian penting dari operasional pembangkit listrik tenaga air.
“Melalui JPSDA, PLN Indonesia Power menunjukkan kepatuhan dalam pengelolaan SDA sebagai energi primer PLTA. Ini menjadi program awal yang akan ditindaklanjuti dengan program strategis lainnya, agar kualitas air dan ekosistem dari hulu hingga hilir tetap terjaga,” ungkapnya.

Program JPSDA diharapkan menjadi langkah konkret menjaga keberlanjutan ekosistem di kawasan bendungan, sekaligus mendukung operasional PLTA Jatigede yang bergantung pada kualitas dan stabilitas sumber daya air.***

Disclaimer: Iklan atau Konten dalam kotak ini bukan dibuat oleh Redaksi, tetapi pihak ke-tiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak