DELI SERDANG, Jumat (12/6/2026) – Timnas Indonesia U-19 langsung mengalihkan fokus ke laga perebutan posisi ketiga ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026 setelah kalah 0-1 dari Australia pada semifinal yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Kamis (11/6/2026) malam. Garuda Muda kini bersiap menghadapi Kamboja pada Sabtu (13/6/2026) untuk menutup turnamen dengan hasil positif.
Tim asuhan Nova Arianto harus mengubur harapan tampil di partai final setelah kebobolan pada menit-menit akhir pertandingan. Meski demikian, Indonesia masih memiliki peluang mengakhiri turnamen dengan meraih peringkat ketiga.
Sepanjang laga semifinal, Indonesia tampil cukup impresif dan mampu mengimbangi permainan Australia. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun penyelesaian akhir masih menjadi kendala yang membuat Garuda Muda gagal mencetak gol.
Arkhan Kaka menjadi salah satu pemain yang paling aktif mengancam pertahanan lawan. Ia sempat melepaskan tendangan voli berbahaya pada menit ke-27 dan kembali menciptakan peluang melalui aksi individu pada awal babak kedua.
Peluang emas lainnya diperoleh Dimas Adi pada menit ke-80 melalui skema serangan cepat dari sisi kanan. Namun, kesempatan tersebut belum mampu dimaksimalkan menjadi gol.
Di lini belakang, duet I Putu Panji Apriawan dan rekan-rekannya tampil disiplin dalam menghalau serangan Australia. Kiper Dafa Al Gasemi juga menunjukkan performa gemilang dengan beberapa penyelamatan penting yang membuat Indonesia tetap bertahan hingga penghujung laga.
Namun, Australia akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-89 melalui Marcus Neill yang berhasil lolos dari jebakan offside. Gol tersebut menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan sekaligus memastikan Australia melaju ke final.
Sementara itu, Kamboja yang akan menjadi lawan Indonesia pada perebutan tempat ketiga juga datang dengan modal kekalahan. Mereka takluk 0-4 dari Thailand pada semifinal lainnya.
Meski demikian, Kamboja tetap patut diwaspadai setelah tampil mengejutkan sepanjang fase grup dan berhasil menembus empat besar turnamen.
Pelatih Nova Arianto diperkirakan akan memanfaatkan waktu pemulihan yang singkat untuk memulihkan kondisi fisik pemain sekaligus memperbaiki efektivitas serangan yang menjadi pekerjaan rumah usai laga melawan Australia.
Pertandingan melawan Kamboja menjadi kesempatan bagi Garuda Muda untuk bangkit dan menutup perjalanan di ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026 dengan raihan podium ketiga. Dukungan suporter diharapkan kembali menjadi motivasi tambahan bagi Indonesia untuk meraih kemenangan dan mengakhiri turnamen dengan catatan manis.***
