Menu

Mode Gelap

ARSIP · 27 Jul 2010 18:22 WIB ·

SMS Penculikan Resahkan Masyarakat

REPORTER: ADMIN | EDITOR: ADMIN

Satu keluarga tertimbun tanah saat longsor terjadi di Dusun Cukanggaleuh, Desa Cisurat, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Sabtu, 22 Januari 2022.

KOSAM / SO LONGSOR CISURAT: Satu keluarga tertimbun tanah saat longsor terjadi di Dusun Cukanggaleuh, Desa Cisurat, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Sabtu, 22 Januari 2022.

Sebuah SMS yang meresahkan warga diterima seorang warga pasar Wado, yang langsung di forward ke redaksi sumedangonline, dalam sms tersebut dikabarkan ada kasus penculikan, penculik tersebut mengambil 4 organ dalam korbannya, dari 700 orang yang menjadi sasaran baru 1 orang yang didapat. Penculik tersebut menurut sumber SMS tadi, menggunakan sebuah mobil APV warna silver dan menyebutkan nomor Polisi mobil tersebut, bahkan sumber SMS tersebut menyebutkan bahwa SMS itu bersumber dari sebuah kelurahan yang telah menjadi korban aksi tersebut.

Menyusul informasi tersebut, beberapa warga di Kecamatan Wado dan Darmaraja mengaku resah. Apalagi akhir – akhir ini beredar kabar para penculik telah masuk wilayah Kecamatan Wado dan Darmaraja, kabar terakhir di Dusun Cimirun namun dapat digagalkan oleh warga.

Baca Juga  Relokasi Penjual Ikan Segar, di Pasar Wado

Ketika SumedangOnline berkunjung ke lokasi kejadian, warga sekitar justru tidak mengetahui hal tersebut, bahkan mereka justru mendengar kabar adanya penculikan di daerah lain.

Menyingkapi kasus yang beredar dan meresahkan warga, Sekretaris Camat Kecamatan Wado Drs. Wawan, mengaku pihaknya telah membahas hal tersebut bersama para kepala Desa dalam rapat mingguan kemarin.

“Kita sudah melakukan antisipasi untuk tetap berhati – hati, meskipun itu baru sebatas isu, takutnya hal tersebut memang kejadian.” Jelas Wawan kepada sumedangonline, diruang kerjanya.

Baca Juga  Don, Resmikan Kantor Camat Cisitu

Mapolsek Wado, membenarkan tentang adanya isu yang berkembang mengenai penculikan, namun sejauh ini pihaknya belum mendapatkan laporan ada warga di wilayah hukumnya yang di culik. Hal tersebut disampaikan Aipda H Ucu, kepada sumedangonline, Selasa (27/07).

H Ucu juga belum dapat memastikan motif berkembangnya isu tersebut apakah hanya sekedar menakut – nakuti masyarakat, atau pengalihan isyu yang berkembang. Namun ia menyarankan agar warga tetap untuk waspada dan menjaga keamanan lingkungannya.**(igun)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

Warga OTD Kembali Berujuk Rasa

26 September 2012 - 12:30 WIB

EVA PURNAMA DEWI WAKILI JABAR KE NASIONAL

1 Oktober 2011 - 08:11 WIB

Proyek Waduk Jatigede Diminta Diwaspadai

29 September 2011 - 16:12 WIB

Eba, Dibangun TPT

26 September 2011 - 20:27 WIB

BPN Sumedang Rayakan HUT Agraria ke 51

23 September 2011 - 18:49 WIB

Bahaya! Kasus Bansos Pemkot Banyak Dipendam Media

22 September 2011 - 15:38 WIB

Trending di ARSIP