Home / ARSIP

Senin, 11 Juli 2011 - 09:35 WIB

MOBIL ELF NYUNGSEP DI EBA



Mobil Elf Nyungsep Di Kawasan Eba. Foto:Igun Gunawan

CISITU – Sebuah mobil elf jurusan Bantarujeg – Bandung bernomor polisi E 7560 U yang dikemudikan Entis (35) warga Dusun Cipeundeuy Desa Sukaratu Kecamatan Darmaraja, nyungsep ke sawah di betulan tanjakan Eba, Dusun Nangerang Desa Cinangsi Kecamatan Cisitu, Sabtu (09/07) lalu.

Dalam kecelakaan tunggal tersebut tidak ada korban jiwa, hanya supir dan kernet mengalami luka memar akibat benturan serta beberapa bagian mobil pun hanya mengalami lecet.

Menurut keterangan yang dihimpun sumedangonline dari tempat kejadian perkara (TKP), mobil berlogo “PEBEES” itu baru keluar dari fullnya di kecamatan Wado dan akan berangkat menuju Bandung sekira pukul 03.00 dini hari, namun tepat dibetulan depan SMP 3 Cisitu atau 50 meter sebelum tanjakan eba, mobil tersebut justru nyungsep ke arah kanan tepat dihamparan sawah yang sudah dipanen.

Baca Juga  IDUL FITRI 1431, ARUS PADAT

“Kemungkinan besar suami saya itu mengantuk, saya juga baru tahu setelah suami saya sempat pulang ke rumah dan memberitahu saya jika mobil yang dikemudikannya nyungsep ke sawah di tanjakan Eba,” ungkap istri Entis di TKP.

Menurut keterangan istrinya tersebut, sebenarnya Entis bukan kali pertama menjalankan mobilnya dini hari, karena pekerjaan tersebut merupakan pekerjaan rutin suaminya, namun ia mengaku tidak mempunyai pirasat apapun jika suaminya akan celaka.

“Saya tidak memiliki tanda-tanda apa pun sebelumnya,” ungkapnya.

Baca Juga  JALUR EBA DIALIHKAN

Proses evakuasi mobil yang terjebak diantara terasering sawah sempat memacetkan arus lalu lintas Wado – Sumedang, apalagi setelah pihak Entis mencoba meminta bantuan mobil derek tetapi yang ditunggu tidak kunjung datang.

“Sebenarnya kita sudah mengontak mobil derek, tapi hingga pagi ini (jam 06.00 WIB, red.) mobil tersebut belum juga ada,” lanjutnya.

Akibat lamanya menununggu mobil Derek tersebut, terpaksa Entis mengontak rekan-rekannya yang mempunyai mobil truk angkutan pasir, usaha tersebut tidak berjalan mulus, karena beberapa kali tambang yang dipergunakan untuk menarik tidak dapat menahan beban kendaraan.

Sekitar pukul 06.30 ada temannya yang membawa rantai pengungkit, hingga pukul 07.24 WIB mobil tersebut dapat berhasil dievakuasi.(igun gunawan)

 

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

ARSIP

MAJELIS DZIKIR INSUN MEDAL ADAKAN ISTIGOSAH

ARSIP

GERAK JALAN SEHAT SUMEKS 2010

ARSIP

OPIK: Maju Mundurnya Sumedang tergantung Pendidikan Usia

ARSIP

SUKATALI KURANG PJU

ARSIP

Terlambat Bikin Akta Denda 1 Juta

ARSIP

Jalan Ambles di Nyalindung, Lalu Lintas Buka Tutup

ARSIP

Bahaya! Kasus Bansos Pemkot Banyak Dipendam Media

ARSIP

891 Warga Cilangkap Tolak Proyek Panas Bumi