Guru Tuntut Kesejahteraan

Para pengunjukrasa pun meminta jangan ada diskriminasi terhadap guru. Anggapan mereka selama ini pengakuan terhadap guru kurang.
Dalam orasinya Guru menyebutkan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) yang mereka dapatkan hanya Rp 75 ribu, sementara PNS non struktural mendapat upah TPP Rp 150 rb. Meski demikian mereka tak mempersoalkan dengan kabupaten lain yang nilainya sudah cuku besar.
“Kami tak sampai sirik dengan TPP di kabupaten lain, tapi kita justru aneh dengan profesi lain di Kabupaten Sumedang. Kita juga mengharapkan segera dibayar Tunjangan Profesi Guru (TPG),” ungkap orator.
Saat ini para perwakilan guru tengah mengadakan audensi dengan kepala dinas pendidikan dan wakil ketua DPRD Sumedang di ruang rapat DPRD Sumedang.(FIT)
Rekomendasi untuk kamu
KOTA-Operasi gabungsan simpati dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat bekerjasama dengan Kepolisian Daerah Jawa Barat,…
CIMANGGUNG-Permasalahan banjir, menjadi isu utama dalam Reses Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Maruarar…
JATINANGOR-Dihadapan ratusan buruh anggota DPR/MPR RI, Maruarar Sirait dalam reses di Kabupaten Sumedang, meyakinkan akan…
JATINANGOR – Anggota DPR / MPR Maruarar Sirait, menegaskan agar bangsa Indonesia, jangan mau dipecah…
KOTA-Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten Sumedang, menggelar giat musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Sumedang Tahun 2015….
KOTA – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumedang, akhirnya mencabut dukungan terhadap pemerintahan Bupati Sumedang, H…
<img src=”http://sumedangonline.com/wp-content/uploads/2015/03/doni20harlah.jpg” alt=”” /> Tema Harlah PPP yang ke 42, menurut Ketua DPC PPP, Doni…
KOTA-Pelantikan birokrat jadi wakil bupati Sumedang, sementara partai pengusung sudah mengusulkan calon untuk wakil bupati….









