OLAHRAGA, Pilihan Redaksi

Bupati Buka Pertandingan Awal Cabor Gantole

Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi

SUMEDANGONLINE: Bupati H. Eka Setiawan membuka pertandingan cabang olah raga gantole pada ajang PON XIX Jawa Barat di lokasi take off venue gantole dan paralayang Batudua, Desa Linggajaya, Kecamatan Cisitu, Rabu (14/9/2016).

Selain para atlet, ofisial, dan panitia pelaksana, upacara pembukaan turut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Sumedang, jajaran pengurus Cabor gantole, sejumlah Kepala SKPD, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan, dan awak media.

Ketua Panitia Pelaksana, Imam, melaporkan, kontingen terdiri atas 13 Provinsi yaitu Sumatera Utara, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara. “Atlet yang turun sebanyak 53 orang. Sedangkan ofisial 98 orang dan panitia pelaksana 160 orang,” ujarnya.

Nomor yang dipertandingkan di Batudua adalah Lintas Alam Jarak Terbatas Kelas A dan B yang berlangsung selama 5 hari dari 14 – 18 September 2016. “Pertandingan akan dilanjutkan di Bandung Barat, tepatnya Pasir Tanjung Cihampelas, untuk memperebutkan nomor Ketepatan Mendarat selama lebih kurang sepuluh hari,” tuturnya.

Atas nama panitia, Imam menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang yang telah memfasilitasi pertandingan tersebut. “Terima kasih atas segala dukungannya. Semoga dengan adanya venue di Batudua ini, gantole semakin berjaya,” katanya.

Bupati H. Eka Setiawan menyatakan, venue Batudua merupakan kawasan yang relatif baru dikembangkan namun sudah terkenal sampai ke mancanegara. “Alhamdulillah, Sumedang mendapat kehormatan menjadi tuan rumah pertandingan olah raga yang bergengsi ini. Semoga tempat ini terus berkembang dan menjadi tujuan digelarnya event-event nasional maupun internasional,” ucapnya.

Bupati berharap para atlet, ofisial, serta para pendukung yang hadir bisa menikmati keindahan alam yang ada serta menjadi kenangan indah untuk diceritakan di tempatnya masing-masing. “Di bawah venue ini, semua bisa melihat keindahan Waduk Jatigede. Semoga bisa turut mempromosikan daerah ini kalau sudah kembali ke tempatnya masing-masing,” tutur Bupati.

Tak lupa Bupati juga berpesan agar semua peserta mengikuti pertandingan dengan penuh rasa persaudaraan dan semangat fair play. “Semoga para atlet yang bertanding dapat memberikan atraksi menarik bagi masyarakat dengan bermain secara sportif dan mengukir rekor-rekor terbaik untuk Indonesia bahkan dunia,” katanya.

Pembukaan pertandingan ditandai dengan pelepasan burung merpati oleh Bupati, Forkopimda, dan tamu undangan yang hadir.

Tinggalkan Balasan